Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan: Masif Berbagi di Era Normal Baru

19

Tabloidmantap.com | Era normal baru belum benar-benar membuat segala sesuatu turut normal, termasuk perekonomian di tingkat masyarakat kecil dan usaha mikro. 

Beberapa analis dan perusahaan riset memperkirakan, Indonesia berada di ambang resesi akibat pandemi corona. Ekonomi Indonesia diperkirakan mengalami resesi hingga 5 persen pada kuartal II, sebagaimana diproyeksikan organisasi bisnis Morgan Stanley.Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah penduduk miskin bertambah 1,63 juta. Dengan demikian jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 26,42 juta orang yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2020 sebesar 7,38%. Sementara persentase penduduk miskin di daerah pedesaan 12,82%. Semangat kedermawanan yang luas dapat menjadi ikhtiar bersama untuk bangkit dari perekonomian.

Sebuah gerakan kedermawanan perlahan akan membangun optimisme bangsa di masa pandemi dan resesi ekonomi. Gerakan inilah yang tengah diikhtiarkan Aksi Cepat Tanggap.

ACT tidak ingin sendiri dalam membersamai sesama. Kami juga ingin memfasilitasi masyarakat dalam menghimpun kepedulian melalui gerakan filantropi yang masif, yakni Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan,” jelas Presiden ACT Ibnu Khajar, saat mendeklarasikan Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan, Kamis (6/8).

Baca Juga  Polsek Babakan Madang Lakukan Himbauan Untuk Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan

Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan merupakan aksi filantropi yang dilakukan dari masyarakat untuk masyarakat. Aksi ini melibatkan semua elemen masyarakat untuk memberikan sedekah kepada masyarakat prasejahtera di era kenormalan baru ini, yang belum juga mengalami pemulihan ekonomi. Executive Vice President ACT Insan Nurrochman menerangkan, sedekah yang bisa diberikan berupa natura maupun bantuan tunai. 

Sementara itu, ACT menyiapkan Posko Nasional Lumbung Sedekah Pangan di Gunung Sindur, Bogor dan kantor-kantor cabang ACT. Sedekah pangan yang terkumpul akan segera didistribusikan ke masyarakat prasejahtera atau penggerak usaha mikro yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Penghimpunan sedekah pangan ini dapat dipelopori mulai dari individu, komunitas, bahkan jemaah masjid hingga korporasi. Masyarakat dapat menginisiasi Lumbung Sedekah Pangan di rumah, masjid, kantor, dan lainnya sebagai medium pengumpulan sedekah pangan.

Selanjutnya, Relawan Sedekah Pangan berperan sebagai koordinator distribusi yang akan menyalurkan sedekah langsung ke penerima manfaat, di tingkat provinsi dan daerah. Penerima manfaat pun dapat mengambil langsung bantuan pangan di sejumlah Lumbung Sedekah Pangan yang dikelola individu maupun komunitas.

Baca Juga  Pemkot Tangsel Peringati Hari Koperasi ke-73

Melalui Gerakan Nasional Lumbung Pangan, kita berharap seluruh elemen masyarakat terlibat dalam memberikan sedekah pangan terbaiknya,” harap Insan. (RA17)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × four =