Si Mungil Di Aqurium Yang Menggemaskan.

40

Tabloidmantap.com | Memasuki pasar ikan parung, kabupaten Bogor, Wartawan tabloidmantao.com ingin menemui seseorang pencinta ikan hias jaman SD yaitu “Ikan Cupang” yang waktu itu hanya sebagai Ikan untuk di adu. Kami akhirnya berhasil menemukan sebuah kios yang khusus menjual ikan Cupang yang di sering di sapa Bang Lutfi  “Encum”, (05/08)

Bang Lutfi, penjual ikan cupang, bercerita saat awal merintis usaha ikan cupang, merupakan keberkahan dari Tuhan YME ketika membantu Korban Banjir Longsor di Lebak Banten tepatnya tanggal 1 Januari lalu, di sekitar pertengahan januari ia melakukan Bansos sangat unik yaitu pembagian ikan Cupang.

Karena pasti banyak anak-anak kecil yang butuh hiburan saat itu, benar saja dengan keyakinannya itu banyak anak kecil yang tersenyum saat diberikan ikan cupang serta bisa melupakan apa yang terjadi saat itu.

Melihat peluang tersebut, akhirnya Bang Lutfi membuka kios khusus ikan cupang di Pasar Ikan Parung, Jenis ikan Cupang Lokal yang dijualnya seperti Slayer, bagan dan lainnya dengan harga kisaran harga 5 ribu -10 ribu.

Baca Juga  Hayo Hotel Optimis dapat Bersaing dengan Hotel Lain dengan Banyak Keunggulannya

Seiring perkembangan jaman para pecinta ikan cupang pun membuat variasi jenis ikan cupang seperti Cupang multi color (banyak warna). Ikan jenis ini mempunyai 3-5 warna yang disebut Cupang KOI.

Adapun ikan cupang yang mempunya nilai jual yang sangat tinggi sekitar 300 ribu hingga 1 juta, yaitu Ikan Cupang jenis Giant dan Plakat.

Jenis ikan Cupang Giant Afatar harga berkisar 1 juta rupiah. Jenis ini mahal karena saat pembibitan dari jumlah ribuan telur diperkirakan hanya 20 telur saja yang menetas.

Ia pun mengungkapkan bahwa pasar nya saat ini baru di daerah sekitar Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Ditempat yang sama tabloidmantap.com menemui seorang anak laki – laki yang masih di kelas 4 SDIT Bina Insan Kamil di toko ikan hias di Pasar Ikan Parung yang sedang membeli ikan cupang karena tertarik, bagus dan mudah dalam perawatannya.

Lutfi mengatakan untuk perawatan dan melihara ikan cupang masih terbilang mudah, cukup aquarium kecil saja dan mengganti air setiap 3 hari sekali, menjaga warna ikan dengan daun ketapang dan garem kasar untuk menghilangkan jamur. (RA17)

Baca Juga  Festival Pelatihan Tanjak dan Gandik Palembang Darussalam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen − 1 =