Perjalan Panjang Sosok Gusdurian, Yang Suksek menanam Talas Di Kota Depok.

18

tabloidmantap.com | Depok. Bertemu sosok Gusdurian Kota Depok, di sela kesibukan wartawan tabloidmantap.com mewawancara Mansyur Al- Farisi, mengtakan,saya dari keluarga sederhana,yang dilahirkan 42 tahun yang lalu di Gg Masjid Sawangan Kota Depok, Jawa Barat.

Berlatar pendidikan mulai tingkat Sekolah Dasar di SDN 04 Sawangan Depok, SMP  Melanjukan Ponpes Alhamidiyah Depok,Selanjutnya tingkat SMU di MAN 2 Bogor, untuk pendidikan Universitas di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.” Ucap Masnyur”

sumber foto exclusive RA.17

Sejak dari lahir memang sudah terbiasa hidup sederhana jauh dari kemewahan seperti, anak seusianya ketika berusia 3 tahun ,sudah di bawa ibu untuk bertani menanam talas di daerah Rawa Denok, Rangkapan Jaya Depok, Jawa Barat.

Di UIN Syarif Hidayatullah, aktif sebagai Organisasi kemahasiswaan juga merupakan salah satu anggota Aktivis Pergerakan 98, sudah berpengalaman dalam berorganisasi,

Pernah juga menjadi salah satu relawan kemanusian  di Aceh 2004, sebelum sehari menjelang musibah Tsunami melanda Aceh,   pulang ke Depok bertemu orang tuanya

Sempat menangis ketika melihat berita di televisi terjadi Tsunami, jika dia tidak menuruti  ucapan orangtua ( ibu) untuk pulang mungkin sudah menjadi Korban Tsunami,karena rumah yang dtempati di bawah kapal Tongkang ” ucapnya”

Baca Juga  Melihat Kiprah Jenderal yang Pimpin Ops Nemangkawi Berangus Kelompok Kriminal Teroris Bersenjata

Di tahun 1999,  aktif menjadi mahasiswa di UIN Syarif Hidayatullah  membuat komunitas Lintas Kreasi Insan Seni (L-KIS) ,berlokasi di Gg Masjid Sawangan Depok, Jawa Barat
membuat wadah kegitan membentengi diri  bagi para pecandu Norkoba, untuk tidak lagi menggunakan Narkoba dikatakan kepada wartawan tabloidmantap.com

Mansyur Al-Farisi, dalam kegiatan membentengi diri  para pecandu narkoba dengan membuat kreasi, untuk meningkatkan kreativitas,membuat anyaman berbahan baku pohon eceng godok,  yang tumbuh liar yang berada disawah dan setu sekitar wilayah bengkel diolah menjadi bahan berkualitas

Kerajinan sendal berbahan baku dari eceng gondok  hasil karya komunitas L-Kis, berbahan dasar eceng gondok, di buat sesuai dengan model yang di inginkan” untuk sepasang sandal harganya berkisar 15 – 20 ribu.”ucap Masyur”

Saat itu banyak kalangan remaja bilang, kalau tidak menggunakan narkoba itu ga gaul dan kurang percaya diri, justru berbanding terbalik dengan pernyataannya memakai narkoba nora karena tidak menemukan jati dirinya secara utuh “berkait dengan rasa kebersamaan berusaha untuk menjahui narkoba, untuk menantap kedepan dengan kehidupan yang lebih baik kedapan, ucap Mansyur”

Baca Juga  Komjen Pol. Agus Ardianto, memulai Karier dari Pamapta Polres Dairi Tahun 1990 Hingga Dipercaya Menjadi Kabaharkam Polri

Mansyur Al-Farisi, berbicara kepada wartawan tabloidmantap.com sebenarnya saya Berlatar belakang dari keluarga seorang petanian, di tahun 2019, mencoba membudidayakan Talas Depok ( sebagai program ketahanan pangan Kota Depok) lokasi petama penanaman talas memafaatkan lokasi empang yang berada di dekat ramuahnya di Pengasinan Sawangan Depok,  dan Untuk lokasi Penanaman Kedua di Bojongsari Baru, Depok Jawa Barat tepatnya di Padepokan, di Bojongsari Baru, Depok Jawa Barat ” tutup Masyur”

RA.17

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 + two =