Festival Film Internasional ke- 13 “Pearl of the Silk Road” akan berlangsung di Tashkent

10
Keterangan foto: Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev umumkan Festival Film Internasional Tashkent 2021, (foto: https://tiffest.com/)
TM Jakarta – Festival Film Internasional Tashkent XIII (ke-13) dengan mengusung nama “The Pearl of the Silk Road” akan dibuka pada 28 September 2021 bertemakan ‘For Peace, Enlightenment and Progress!’ dan akan berlangsung hingga 3 Oktober 2021.
Sekretaris Duta Besar Uzbekistan Muhammad Nidhal merilis, Festival Film Internasional Tashkent, juga dikenal sebagai Festival Film Internasional Asia, Afrika, dan Amerika Latin, sudah diadakan sejak 1968 hingga 1997 oleh Komite Sinematografi Negara dan Persatuan Sinematografer.
“Penghidupan kembali Festival Film Internasional Tashkent tahun ini pertama kali diumumkan pada 29 Desember 2020 oleh Presiden Uzbekistan, Shavkat Mirziyoyev, dalam Pidato tahunannya kepada Oliy Majlis (Parlemen Uzbekistan),” katanya di Jakarta, Minggu (1/8/2021).
Festival film ini akan menjadi acara seni dan kebudayaan terbesar 2021 bagi Uzbekistan, dan rencana akan diadakan setiap tahunnya mulai sekarang.
“Festival film tingkat tinggi yang menyatukan banyak negara dan benua ini memiliki status kategori “A” dan akreditasi Federasi Internasional Asosiasi Produser Film (FIAPF),” jelasnya.
Menurut panitia penyelenggara, Badan Sinematografi Uzbekistan, tujuan utama dari penyelenggaran festival film ini antara lain tersebut dibawah ini.
– Penguatan lebih lanjut dan pengembangan dialog antarbudaya antara negara-negara di dunia melalui seni perfilman;
– Memperluas penciptaan proyek film bersama berkolaborasi dengan perwakilan-perwakilan industri film dunia;
– Menarik karya-karya sinematografi terbaik dari berbagai negara ke Uzbekistan;
– Mempromosikan kemanusiaan dan toleransi serta persahabatan rakyat yang mencerminkan keragaman budaya dunia modern;
– Pengembangan lebih lanjut sinematografi nasional serta meningkatkan prestisenya di masyarakat internasional;
– Promosi kekayaan sejarah serta keunikan budaya rakyat Uzbekistan kepada dunia melalui bentuk seni ini;
– Melakukan penelitian dan pengembangan di bidang perfilman bekerja sama dengan perwakilan sinematografi asing, pertukaran pengalaman, penyelenggaraan konferensi, presentasi dan masterclass dengan partisipasi pembuat-pembuat film terkemuka.
“Festival film tersebut akan diselenggarakan dalam bentuk “Festivalnya Festival” dengan partisipasi pemenang dan nominasi festival film internasional bergengsi yang melibatkan karya-karya sinematografi terbaik dunia”, tegasnya.
“Produser film, yang ide dan konten filmnya sesuai dengan moto festival film tersebut dan memainkan peran penting dalam pengembangan perfilman dunia serta mencerminkan nilai-nilai dan budaya nasional, akan diberikan penghargaan berupa piagam, piala, dan uang tunai masing-masing sebesar $20.000 oleh Dewan Pakar Internasional,” jelasnya.
Dijelaskan juga, para pemenang film pendek karya sineas muda dari negara-negara benua Asia dan terletak di sepanjang Jalur Sutra kuno akan diberikan penghargaan berupa piagam dan uang tunai masing-masing sebesar $15.000 untuk posisi pertama, $10.000 untuk posisi kedua, dan $7.000 untuk posisi ketiga.
“Spesialis perfilman, pembuat film terkenal, perwakilan media, dan para pemuda diundang untuk berpartisipasi dalam Festival Film Internasional Tashkent XIII. Dalam rangkaian acara tersebut, para peserta akan membahas program festival dan penyelenggaraannya,” sebutnya. (red/*)

Baca Juga  DPR RI Dorong Pemerintah Gandeng Kelompok Buruh Bahas Aturan Turunan UU Cipta Kerja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + eight =