Tangkap dan Hukum Seberat-beratnya Pelaku Dugaan Pungli Upah Petugas Pemakaman di DKI Jakarta

102
Rudy Darmawanto Ketua Poros Rawamangun (Foto/Tri)
TM Jakarta – Di tengah kondisi masyarakat Jakarta yang sedang mengalami pandemi virus covid-19 ini, ternyata masih ada yang mencari keuntungan pribadi melalui cara melakukan pungutan liar dengan memotong dana Kesehatan Dan insentif petugas PJLP dari Rp. 215.000 per orang dan per jenazah yang dimakamkan, namun ternyata mereka hanya mendapat Rp. 165 ribu karena diduga langsung dipotong oleh oknum satpel masing-masing.
Potongannya pun beragam, ada yang dipotong Rp. 50.000 dan bahkan Ada Rp. 100.000 per orang dan per- jenazah, adapun sumber dana milyaran rupiah tersebut dari APBD Atau APBN, perbuatan tersebut jelas merupakan pelanggaran hukum dan menciderai hak petugas pemakaman, demikian disampaikan oleh Rudy Darmawanto Ketua Poros Rawamangun kepada pers, Sabtu, 7/8/2021.
“Saya sangat heran masih adasaja orang yang tega mencari keuntungan diatas penderitaan orang lain, melalui cara yang kotor dan keji,” ungkap Rudy.
Menurutnya ini merupakan perbuatan melawan hukum dan tidak ber-perikemanusiaan. Karena itu dia minta Kadis Pertamanan Dan Pemakaman bertanggung jawab soal ini dan bila perlu pelakunya dihukum mati saja.
“Kadis tidak bisa bilang ini dan itu, dia sebagai pimpinan harus bertanggung jawab,” ujarnya.
“Saya akan kejar agar proses ini berjalan secara ketentuan hukum yang berlaku. Kasian pak gubernur yang telah susah payah menyelenggarakan pemerintahan yang baik dan bersih transparan, ternyata masih dikotori oleh orang dalamnya sendiri. ini bentuk penghianatan dan kejahatan kemanusiaan.” tambah Rudy Darmawanto, SH yang juga direktur AFC.
mengenai kasus tersebut, lanjut Rudy, dirinya punya bukti yang kuat dan kongkrit di lapangan, yang bisa membuktikan benar adanya potongan tersebut.
“Saya dan tim mempunyai bukti kuat atas perilaku oknum Dinas Pertamanan dan Pemakaman itu, Jika tidak segera diusut tuntas kami akan menyampaikan aduan ke pihak Kejaksaan Dan kepolisian agar Bisa diusut tuntas, transparan serta menghukum pelaku pungli itu seberat beratnya, ” pungkas Rudy Darmawanto SH. (Tri Cahyo)

Baca Juga  Warga Kecewa, Bulog Sub Divre Lebak Pandeglang Dituding Persulit Pembelian Daging

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

thirteen − eleven =