Kerahkan 30 Personil, Tim Pandawa Polres Sukoharjo Berhasil Bubarkan Kerumunan Dan Amankan 14 Pemuda

190
Tim Pandawa Polres Sukoharjo Saat Melakukan Patroli dan Berhasil Mengamankan Belasan Pemuda. (15/8/2021) foto/dhewochandra
TM Sukoharjo – Tim Pandawa Polres Sukoharjo saat melaksanakan patroli rutin dalam rangka Harkamtibmas (Memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) dan patroli dialogis antisipasi 3C dan penerepan PPKM level IV di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Minggu (15/8/2021) dini hari
“Adapun 30 Personil Tim Pandawa I dan II dengan sarana 15 Sepeda motor dengan sasaran Pelaku Tindak Pidana, Kelompok Ormas, Premanisme, Penyakit Masyarakat, Pemukiman Penduduk dan tempat rawan gangguan kamtibmas, Warga masyarakat yang berkerumun dan tidak mematuhi prokes, balap liar dan geng motor, SPM tidak SNI/menggunakan Knalpot brong, Kelompok perguruan pencak silat, miras dan Obyek Vital di Wilayah Kabupaten Sukoharjo.
Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengungkapkan, kami melakukan patroli di beberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Sukoharjo, Kecamatan Bendosari, Kecamatan Grogol, Kecamatan Baki, Kecamatan Gatak dan Kecamatan Kartasura.
“Untuk patroli diwilayah Kecamatan Sukoharjo kami membubarkan kerumunan pemuda di alun-alun satya negara Sukoharjo untuk kembali kerumah masing-masing, dan memberikan tindakan kepada kelompok pemuda yang sepeda motor nya tidak standar (memakai knalpot Brong) kemudian kami lakukan penindakan kepada pemilik kendaraan bermotor dan menyerahkan ke Sat Lantas Polres Sukoharjo, “Ungkapnya
Di kecamatan Bendosari, Kapolres Sukoharjo menyampaikan, kami membubarkan kerumunan 10 orang pemuda yang masih nongrong hingga pukul 01.00 WIB di warung Angkringan, dan kami himbau untuk pulang kerumah ny masing-masing.
“Kami juga memberikan tindakan fisik berupa push up kepada pemuda yang menggunakan knalpot brong, tidak membawa surat kendaraan, tidak memasang plat nomor, “jelasnya
Tim Pandawa Polres Sukoharjo juga berhasil membubarkan kerumunan 6 orang pemuda yang sedang minum-minuman keras jenis ciu dan membubarkan 30 orang pemuda dari kelompok perguruan pencak silat PSHT yang melakukan konvoi sambil mengibarkan bendera perguruan dengan sepeda motor.
“Selanjutnya, kami juga melakukan penyisiran diwilayah kecamatan baki dan kecamatan gatak, dan berhasil mengamankan 14 orang pemuda dari kelompok perguruan PSHT, yang selanjutnya akan dilakukan pendataan, pembinaan, dan membuat surat pernyataan agar tidak melakukan tindakan anarkis, konvoi atau berkerumun dimasa pandemi covid 19, “Tegas Kapolres
Sebagai informasi Tim Pandawa Polres Sukoharjo diawaki personel yang di seleksi secara ketat dan berbagai lintas fungsi Kepolisian. Personil Tim Pandawa juga memiliki kemampuan di bidang penanganan unjuk rasa, penyelidikan, penangan pertama TKP, menembak jarak dekat dan jarak jauh, operasionalisasi berbagai jenis ranmor, bela diri dan Close Protection (Pengawalan).
“Kapolres Sukoharjo juga menambahkan, Patroli Tim Striking Force Pandawa dilakukan secara selektif pada waktu-waktu tertentu yang dinilai ada peningkatan ancaman, sehingga dapat mentralisir ancaman ganguan diwilayah Hukum Kabupaten Sukoharjo.
Untuk situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Sukoharjo situasi aman dan kondusif, dan masyarakat sadar akan protokol kesehatan dan paham terkait PPKM level IV, “Tandasnya
(Dhewo SeptiaChandra)

Baca Juga  Persoalan Overlap Tanah Pantura Tangerang Sudah Selasai, Kades Babakan Asem : Dibuat Sertifikat Sekalian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × one =