Pengamat: Rakyat Menginginkan Tahun 2024 Presiden Berlatarbelakang TNI

56
Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS (Foto/TM)

TM Jakarta – Hasil survei Spektrum Politika Institute yang baru saja dirilis cukup menarik. Berdasarkan hasil survei ternyata Presiden yang memiliki latar belakang militer masih disukai untuk memimpin Indonesia.

Kalau melihat beberapa nama yang dijagokan dalam survei juga ada beberapa nama yang berlatar belakang militer. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emad melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (21/8/2021)

Fernando mengatakan, kalau merujuk beberapa hasil survei mengenai calon presiden, ada beberapa nama mantan Perwira Tinggi dan mantan Petinggi di TNI yang selalu masuk dalam pilihan masyarakat berdasarkan survei.

“Misalnya ada mantan Danjen Kopassus Letjen (Purn) Prabowo Subianto. Selain itu ada nama Jendral (Purn) Moeldoko dan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang sama-sama mantan Panglima TNI,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, masih berdasarkan survei selain dari latar belakang militer, dari latar belakang Kepala Daerah juga menjadi harapan untuk memimpin Indonesia kedepan.

“Calon presiden yang memiliki latar belakang militer berpasangan dengan calon wakil presiden yang memiliki pengalaman Kepala Daerah sangat berpeluang untuk memenangkan pilpres 2024 yang akan datang,” bebernya.

Baca Juga  Kementerian Kominfo Raih Opini WTP Empat Kali Berturut-turut

Dengan pengalaman sebagai petinggi di TNI diharapkan mampu membuat kebijakan yang strategis untuk kepentingan persatuan dan kedaulatan negara. Dengan latar belakang TNI tentunya akan memiliki pengalaman yang memadai dalam mengendalikan situasi negara dari berbagai bentuk gangguan baik dalam dan luar negeri.

“Dibantu Wakil Presiden yang berlatar belakang Kepala Daerah akan mampu menciptakan program-program yang dibutuhkan masyarakat. Berbekal pengalaman sebagai Kepala Daerah tentu akan lebih mengetahui menentukan kebijakan yang pro kepada rakyat,” lanjutnya.

Dia juga memperediksi, tentunya masyarakat lebih menghendaki calon presiden dan wakil presiden yang akan datang dari latar belakang militer dan Kepala Daerah dengan pertimbangan sudah memiliki pengalaman dan kematangan dalam memimpin. Kalau dari TNI tentunya diharapkan yang sudah memiliki pengalaman menduduki jabatan tertinggi di TNI.

“Begitupula yang berlatar belakang dari Kepala Daerah sudah memiliki pengalaman menempati jabatan tertinggi sebagai Kepala Daerah,” pungkasnya. (Red/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five − two =