Oknum Kadus Desa Kuala Trang Diduga Gunakan Ijazah Palsu

2529
Copyan Ijazah dari salah satu Oknum Kepala Dusun (Kadus) yang diduga palsu (Foto/Edy)
TM Nagan Raya – Salah seorang Kepala Dusun (Kadus) Suka Bakti Desa Kuala Trang Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya bernama Sugianto D diduga gunakan Ijazah palsu (bodong) sebagai persyaratan sesuai Regulasi menduduki jabatan perangkat Desa.
Informasi tersebut berhadil dihimpun awak media TabloidMantab.com dari sumber laporan masyarakat Desa Kuala Trang terkait indikasi dugaan manipulasi dokumen tersebut disinyalir dilakukan oknum Kadus tersebut.
Menurut Azharsyah, SE., salah seorang Aktivis Pemerhati Kebijakan Publik, tindakan atau perbuatan dilakukan Sugianto D tersebut sesuai informasi yang diperoleh diduga melawan hukum alias masuk dalam ranah kriminal karena disinyalir manipulasi dan menggunakan dokumen palsu sebagai aparatur Pemerintah.
Seharusnya, kata Azharsyah proses pengangkatan perangkat Desa harus sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 67/2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa serta turunannya, dan ada Perbup dimasing-mading daerah.
“Sugianto D, dalam hal ini telah melakukan perbuatan diduga menyimpan dan menggunakan ijazah disinyalir palsu guna mendapatkan honor dari anggaran Negara atas pekerjaan yang didapat diindikasi melanggar hukum tersebut,” sebut Azharsyah, SE.
Azharsyah meminta kepada pihak hukum terkait agar mengusut dugaan perbuatan melanggar hukum tersebut diduga dilakukan Sugianto sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Nagara ini.
Sugianto D, menjawan konfirmasi awak media ini dengan indikasi nada takut terbongkar dugaan perbuatannya hingga mempertanyakan awak media dari mana dapat nomor Telepon Selulernya.
“Saya Sekolah SD di Lueng Mane, SMP di Banda Aceh, dan SMA ikut ujian persamaan, saya ikut jadi Kadus ditunjuk Pak Keuchik, karena tidak ada warga lain yang gantikan jabatan Kadus Margono yang mengundurkan diri. Ijazah SD dan SMP sudah kena Tsunami, ijazah asli SMA(Persamaan) ada dikantor Desa,” jawab Sugianto D dengan nada grogi.
Sugianto juga mengaku kepada salah seorang awak media membayar seseorang untuk mendapatkan ijazah diduga palsu pada tahun 2019, dan ijazah tersebut dipergunakan untuk syarat menjadi Satpam di PLTU, selanjutnya juga untuk syarat jadi Kadus Suka Bakti Desa Kuala Trang.
“Waktu saya ditunjuk Pak Kruchik untuk jadi Kadus, saya bilang cuma ini yang ada ijazaj saya, kalau bisa pakek tidak apa-apa, dam akhirnya disetujui oleh Keuchik persyaratan tersebut,” ungkapnya.
Beberapa warga setempat saat dihubungi awak media ini terkait dugaan ijazah palsu Sugianto D, mengarakan pihak sekolah asal ijazah yang pegang Sugianto mengatakan bahwa ijazah tersebut diduga palsu.
Keterangan pihak SMAN 3 Kecamatan Kuala beralamat di Desa Padang Panyang Masyitah, S. Pd saat dikonfirmasi pihak media Tabloid Mantab.com menurut diverifikasi diduga palsu, eebelah satunya beda, sebelah lagi beda tahunnya.
“Tolong bawakan ijazah yang asli ke Sekolah agar kita buktikan secara otentik, seperti katanya pak Malik, tahun tersebut diperkirakan masih kuliah, belum jadi PNS, dan mengenai leges j7ga kami chek nama-namanya sesusi tahun tersebut juga tidak ada nama tersebut,” jelas Masyitah, S. Pd.
Sementara Pj. Keuchik Desa Kuala Trang sudah dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, tetapi belum terhubung dan belum berikan keterangan terkait verifikasi administrasi dugaan ijazah palsu milik Sugianto D.
Guna menyajikan pemberitaan yang bersifat berimbang, pihak media TabloidMantap.com akan memberikan hak klarifikasi kepada Keuchik Desa Kuala Trang guna penjelasan terkait pengangkatan Sugianto D sebagai Kepala Dusun Suka Bakti. (Ediwan Kunaidi)

Baca Juga  Kembali Terjadi, Wartawan Alami Tindakan Kekerasan Saat Menjalankan Tugas Profesinya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eighteen − four =