GMRI Siap Menautkan Potensi Muhamadiyah dan Kadin Indonesia

14
Ketua Umum GMRI (Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia), Sriyanto Galgendu (Foto/Jacob)
Oleh Jacob Erneste

TM
Jakarta – Laku spiritual yang lebih nyata menurut Ketua Umum GMRI (Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia), Sriyanto Galgendu adalah seperti yang dilakukan oleh Ormas (Organisai Massa) Muhamadiyah yang spontan bergerak dengan cara membeli hasil panen para petani yang terancam anjlok harganya yang jatuh di pasar saat panen raya.
Langkah nyata yang bijak ini sangat perlu dan jenial jika dapat terus dilanjutkan dengan membuka semacam koperasi yang mau membeli atau menampung semus hasil panen para petani sehingga tidak lagi menjadi mangsa para tengkulak yang selalu menekan harga penjualan terendah dari hasil pertanian yang sudah petani lakukan dengan cucuran keringatnya itu.
Demikian ungkap Eko Sriyanto Galgendu yang juga menjadi salah satu Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia. Karena menurut dia kebutuhan para petani Indonesia pantas untuk disediakan kebutuhannya oleh koperasi yang dapat dikelola secara profesional oleh Pengurus Muhamadiyah yang tidak berorientasi provit. Sehingga petani Indonesia dapat segera diposisikan menjadi garda terdepan dalam pertahanan dan ketahanan pangan Indonesia.
Orientasi gerakan sosial organisasi Muhamadiyah yang berdimensi ekonomi patut dipuji sebagai inisiatif cemerlang guna mengingatkan pada lembaga resmi pemerintah yang terlalu asyik membangun infrastruktur di berbagai tempat dan berbiaya mahal, namun abai pada kondisi nyata yang sedang dihadapi rakyat kebanyakan.
Kepekaan sosial organisasi massa semacam Muhamadiyah yang memiliki perhatian pada masalah yang sedang menghimpit warga masyarakat kecil ini patut menjadi contoh bagi lembaga atau instansi lain untuk memberi solusi nyata dari upaya pemberdayaan masyarakat untuk berperan sebagai soko guru bangsa dalam konteks pertahanan dan keamanan yang tidak hanya dalam arti sosial belaka, tapi juga meliputi aspek kehidupan yang lebih luas — budaya politik dan ekonomi rakyat.

Baca Juga  Sebagai bentuk Empati, Polres Sukoharjo Salurkan Bantuan Di Pemukiman Padat (Slum Area)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × 2 =