GMRI Siap Menautkan Potensi Muhamadiyah dan Kadin Indonesia

19
Konsepsi dasar Muhammadiyah memang hendak merefleksikan perintah-perintah serta tuntunan Al-Qur’an, seperti dalam surat Ali ‘Imran ayat 104 yang tegas mengatakan; hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; karena merekalah orang-orang yang beruntung, atau disayangi Tuhan.
Ayat 104 Surat Ali Imran ini menurut kalangan tokoh Muhammadiyah sendiri memang mengisyaratkan agar melakukan inisiatif untuk umat dalam menjalankan dakwah Islam secara terorganisasi. Karena penegasan tentang hidup berorganisasi, seperti tercantum dalam Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah (butir ke-6) yang mengarahkan guna melancarkan amal-usaha dan perjuangan dengan ketertiban organisasi, betapa pentingnya organisasi sebagai alat pergerakan yang niscaya itu.
Atas dasar inilah, Ketua Umum GMRI (Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia), Eko Sriyanto Galgendu akan berupaya menautkan sinergitas antara Muhamadiyah dengan KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia yang dinaunginya untuk memadukan kedua potensi yang ada guna membangun kekuatan bersama rakyat menjadi ketahan dan pertahanan pangan yang berbasis ekonomi kerakyatan melalui pertanian. Karenanya, dia pun berjanji untuk mengadakan silaturrahmi dalam upaya menjajagi pihak organasasi Muhamadiyah untuk ditautkan dengan KADIN Indonesia guna mewujudkan soko guru bangsa dan soko guru negara, agar dapat segera meminimalisir kegandrungan pada bahan pangan impor yang abai pada hasil petani yang pasti asli anak kandung negeri ini.

Jakarta, 18 September 2021

Baca Juga  Disiplinkan Prokes, Jajaran Polres Kepulauan Seribu Bagikan Masker secara Door to Door

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × 2 =