Aktivis BMR Sayangkan Jatuhnya Korban Dalam Konflik Tambang Emas Bolingongot

57
Sehan Ambaru SH selaku aktivis BMR (Foto/Rony)
TM Bolmong – Arman Damopolii salah satu warga yang meninggal di duga akibat Luka tembak Desa toruakat kecamatan dumoga di perkebunan Monsi tepatnya di lokasi PT BDL meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, dan kaum kerabat. Tragedi naas tersebut mengundang keprihatinan yang mendalam semua pihak termasuk beberapa aktivis yang ada di BMR.
Sehan Ambaru SH selaku aktivis BMR kepada awak media, pada Selasa  (28/9/2021) menyayangkan jatuhnya korban jiwa di wilayah perkebunan bolingongot PT BDL.
”Atas Nama pribadi Saya doakan Insya Allah korban yang teridentifikasi bernama Almarhum Arman damopoii warga toruakat di tempatkan di sisi Allah SWT, dan keluarga yang di tinggalkan di berikan kesabaran dan ketabahan,” ungkapnya.
Menurutnya kematian korban tak berhenti begitu saja aparat penegak hukum dalam hal ini polres Bolmong harus mengungkap apa motif dari jatuhnya korban jiwa tersebut dan segera menangkap aktor intelektual di balik hilangnya nyawa seseorang.
“Kami sayangkan adanya insiden yang harusnya tak perlu terjadi tersebut jika saja polres Bolmong langsung bergerak cepat dan mengantisipasi pergerakan massa, Insiden itu tak terjadi, Setidaknya sudah sejak lama kami ingatkan pada kapolres Bolmong agar jangan masuk terlalu jauh menelisik urusan internal PT Bulawan daya Lestari, harusnya Kapolres Bolmong tetap Obyektif dan profesional sebagai penegak hukum dan tugas kenegaraan,” ujarnya.

Baca Juga  Aliansi Kebebasan Berpendapat Desak Cabut Sanksi DO Mahasiswa Universitas Lancang Kuning, Riau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × 3 =