Kontingen Jatim Tambah Koleksi Medali Emas Melalui Cabor Panahan

15
Pemanah Ika Yuliana Rochmawati dan Diananda Choirunisa, Jatim berhasil menyabet emas dan perunggu pada nomor individu recurve. (Foto/Frans)
TM Sentani – Diananda Choirunisa berhasil sumbang medali emas pertama dalam cabang olahraga (cabor) panahan untuk kontingen Jawa Timur pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
Keberhasilan Diananda seolah mempertahankan dominasi Jatim di PON XIX Jawa Barat. Kala itu lewat pemanah Ika Yuliana Rochmawati dan Diananda Choirunisa, Jatim berhasil menyabet emas dan perunggu pada nomor individu recurve.
Jalannya perlombaan memperebutkan medali emas antara Jatim dan Papua berlangsung sangat ketat hingga kemenangan ditentukan melaluai shoot off.
Pada seri pertama, Rezza sempat keok karena kalah poin dan seri pertama dimenangkan Diananda dengan 2-0.
Namun Rezza segera bangkit dan mengejar ketertinggalan untuk mendapatkan poin lebih banyak, skor berimbang 2-2 di seri ke dua.
Seri berikut kembali Diananda memimpin dan Reza mengunci seri terakhir dengan skor 5-5, perlombaan dilanjutkan dengan shoot off, masing-masing pemanah melepaskan 1 anak panah untuk menentukan pemenang.
Mendapat kesempatan pertama, wakil Papua Rezza Octavia membidik di angka 8 disusul pemanah Jatim Diananda Choirunisa sedikit lebih baik di angka 8+. Skor kemenangan bagi Diananda 6+-5.
Diananda dinobatkan sebagai juara pada divisi recurve putri PON XX Papua, sekaligus memboyong medali emas pertama untuk kontingen Jawa Timur di cabor panahan.
Medali perak disabet Rezza Octavia dari kontingen Papua dan perak digondol Linda Lestari dari Kalimantan Tengah, mengalahlkan Titik Kusumawardhani dari DI Yogyakarta.
Nomor recurve individual putra M.Hanif Wijaya membuktikan dirinya bukan kaleng-kaleng, dan masih layak berada di barisan elit nasional. Tampil penuh percaya diri, M.Hanif Wijaya menang atas atlit tim Olimpiade Tokyo Alvianto bagas Prastiyadi dengan skor 6-4.
Medali perunggu dimenangkan Rm.Muhammad Risqi Kusuma W (DKI), mengalahkan Hendra Purnama (DIY) dengan skor 6-4.
“Alhamdulilah dari awal sampai akhir nerves juga, tapi dari awal sudah yakin jadi juara”, tegas Diananda usai memenangkan medali emas.

Lanjutnya, persaingan di PON kali ini sebenarnya sudah bisa diketahui, karean jika dilihat dari ranking 1 hingga 4 masih didominasi atlit pelatnas, sehingga sudah tahu sama tahu kelemahan masing-masing. Diananda menargetkan 3 medali emas dalam PON Papua.

Hasilnya bagus, berimbang, saling kejar mengejar, dan kami yakin menang. Jatim sendiri dalam PON Papua menargetkan 6 medali emas, tegas coach Jawa Timur Lilies Handayan. (Red)

Kontribusi Berita : Frans/MIO 

Baca Juga  Polresta Tangerang Ungkap Pelaku Penjual Obat di Atas Harga Eceran Tertinggi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seven + 18 =