Viral Tagar Percuma Lapor Polisi, Mahfud: Kepercayaan Masyarakat Pada Polri Turun Drastis

50
Tagar #Percuma Lapor Polisi menjadi trandin topik pembahasan netizen di twiter (Gambar/Ist)

Mahfud menyebut, sebelumnya stigma negatif yang dijatuhkan kepada Polri yang menjadi konsumsi publik dan ramai diperbincangkan seperti berkaitan dengan terjadinya tindakan represif oleh pihak Kepolisian dalam menangani kasus.
“Atau bahkan, kesewenangan yang dilakukan beberapa oknum polisi terhadap masyarakat yang seringkali menjadi konsumsi pemberitaan di tengah- tengah masyarakat,” jelasnya.
Kabid Humas LQ Indonesia Lawfirm, Sugi mengungkap praktek oknum Polda Metro Jaya Subdit Fismondev. Salah satu klien kami korban Kresna Sekuritas, sudah keluar banyak uang, penyidik dan kanit minta uang untuk ongkos jalan- jalan ke Kalimantan, untuk hotel dan uang saku puluhan juta, katanya untuk biaya transport pengurusan kasus kami.
Subdit Fismondev Unit 5 juga diduga memeras korban untuk biaya SP3 sebesar 500 Juta. “Lima kosong kosong sampai Direktur (red: Direktur Kriminal Khusus), kendalanya disitu bang” ucap oknum Polisi di link di Youtube LQ: https://youtu.be/vd8yb33Suco
Kali ini modus meminta uang koordinasi dan menghadap Pemimpin Penyidik diterapkan di Unit 4 Fismondev apabila mau kasus berjalan. Slogan Oknum penyidik ‘Kasih data saja maka kasus jadi perdata, bila mau jadi pidana maka kasih dana.’
Lebih lanjut Kabid Humas LQ Indonesia Lawfirm, Sugi menegaskan bahwa Laporan Polisi masyarakat banyak tidak diproses kepolisian apabila tidak memberikan sejumlah uang yang diminta oleh penyidik, kanit dan kasubdit, seperti dirilis LQ Indonesia Lawfirm di Jakarta (11/10/2021). (red/*)

Baca Juga  Operasi Patuh Candi 2021, Wakapolres Pekalongan Minta Kepada Jajarannya Untuk Terus Gelorakan Protokol Kesehatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twenty − 9 =