Pertamina Kelola Toilet Terbanyak, Ketua LSM-LIM: Patut dapat “Penghargaan”

28
Tampak Toilet umum yang terdapat di salah satu SPBU (Foto/Ist)
Rofiq mengatakan, prestasi tersebut berbanding terbalik dengan pelayanan Toilet di setiap SPBU. Hal itu dapat terlihat dari pengelolaan toilet di SPBU di berbagai wilayah yang dianggapnya tidak terlalu berpihak kepada masyarakat.
“Penghargaan itu tidak berbanding lurus dengan kondisi pertamina didalam negeri, apapun alasannya pertamina langsung maupun tidak langsung yang mengelola berdampak buruk dan sangat merugikan secara langsung terhadap masyarakat kalangan bawah, ini terjadi pada puluhan ribu SPBU diseluruh negeri, patut dapat diduga sebagian besar SPBU didalam negeri tidak memberikan hak warga untuk sekedar buang air kecil, cuci muka, bahkan berwudhu untuk menunaikan sholat secara Cuma-Cuma alias gratis,” ungkapnya.
Melalui pengamatannya, ia menilai para pengelola maupun penyedia toilet di SPBU banyak menempatkan kotak amal kosong tepat persis didepan pintu keluar toilet yang mengundang tanya nya.
“Disemua SPBU yang kami kunjungi menyediakan “kotak amal” layaknya kotak amal di jalanan, dan di SPBU kotak ini berada persis di pintu keluar toilet dan dijaga serta siap untuk meminta kepada warga yang tidak membayar sehabis menggunakan kamar mandi/toilet SPBU,” ujarnya.
“Apakah hal demikian itu merupakan kebijakan pertamina, bagaimana jika kita beri penghargaan kepada pertamina sebagai pengelola toilet terbanyak.?” tanya nya.
“Sebagaimana majalah fortune memberikan penghargaan, semoga Pertamina dapat memberikan perubahan bagi warga untuk mendapatkan haknya di semua SPBU dengan layanan dan fasilitas yang memadai, Toilet yang bersih wangi dan tempat beribadah yang nyaman,” pungkasnya. (Red)

Oleh : Rofiq Ketua Umum LSM-LIM
Kontribusi Berita : Enggar Prakasa 

Baca Juga  Bela Hak Petani, Posbakum PWRI Segera Laporkan Kasus Lahan kepada Komnas HAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen + 16 =