Pos Satgas TNI di Motaain Amankan WNA Timor Leste dan Barang Ilegal

20
Berdasarkan keterangan JMB, lanjut Letnan Tofan, ia memasuki Kabupaten Belu tanpa dilengkapi dokumen resmi melalui jalan tikus di Haekesak pada Senin siang (kemarin, red) untuk membeli sejumlah barang untuk dibawa ke Timor Leste memggunakan kendaraan ekspedisi melalui jalur darat.
“Setelah dilakukan pengecekan, JMB mengakui bahwa ia sudah melakukan kegiatan bisnis seperti ini sejak tujuh tahun yang lalu,” terangnya.
Selain barang-barang tersebut, personel Pos Motaain juga mengamankan sejumlah uang dalam bentuk mata uang dollar maupun rupiah yang diduga akan digunakan untuk membeli sejumlah barang di wilayah Kabupaten Belu.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan permintaan keterangan, Dankipur I kemudian menyerahkan JMB beserta seluruh barang bukti kecuali 59 karung garam kepada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua yang diterima Kasubsi Lalu Lintas Keimigrasian yang didampingi Supervisor Imigrasi PLBN untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.
“Barang bukti 59 karung garam akan kami kumpulkan di Mako untuk diserahkan kepada instansi terkait pada saat purna tugas,” bebernya.

Baca Juga  Indonesia Cerdas Desa (ICD) Program Memajukan Masyarakat di Pedesaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen + 4 =