Virus Andilau Diduga oleh BPKP Kalbar jadi Penyebab ASN Ogah Terlibat Proyek

79
Dikdik Sadikin bersama Yustinus J. Di depan Kantor Bupati Sintang (Foto/Edy Rahman)
TM Sintang – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yustinus J, S. Pd. M.A.P mewakili PLH Bupati Sintang menerima kunjungan kerja Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat Dikdik Sadikin, Ak., M.Si dan jajarannya di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang. Selasa, (12/10/2021).
“Kami ingin tata kelola pemerintahan tetap berjalan baik dan jajaran di OPD harus lebih solid dan kuat lagi. Saling membantu dan mempertahankan apa yang sudah dicapai selama ini yang mana WTP sudah 9 kali, LAKIP masih bisa ditingkatkan, dan APIP sudah level 3,” ujarnya.
“Kami merupakan pengawas internal yang mulai dari hulu ke hilir, mulai perencanaan sampai evaluasi pertanggungjawaban. Kalau BPK kan pemeriksa, mereka hanya menunggu di ujung. Kalau kami tidak, kami mengawasi sejak perencanaan, kalau kita menunggu di ujung, semuanya bisa terlambat,” tambah Dikdik Sadikin.
“Banyak ASN yang tidak mau terlibat dalam pengadaan dan kegiatan, dulu rebutan. Sekarang malah kami lihat ada virus andilau artinya antara dilema dan galau,” paparnya.
“Kami ingin menjamin pelaksanaan kegiatan aman sejak awal. Kalau virus takut dan ragu ini semakin kuat, maka anggaran akan menumpuk di kas daerah, yang rugi adalah masyarakat karena multi player effect darikegiatan pemerintah tidak jalan. Dana pemerintah tidak mengalir ke masyarakat,” terang Dikdik Sadikin.

Baca Juga  Indonesia Menjadi Sorotan dalam Laporan Perkembangan Alliance to End Plastic Waste 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 − 2 =