Tuntut Pengaspalan Jalan, Aksi Unras Masyarakat 4 Desa di Nagan Raya Dibubarkan Polisi

42
Terkesan tanpa ijin, aksi unjuk rasa 4 desa di Nagan Raya dibubarkan pihak kepolisisan (Foto/SAP)
TM Nagan Raya – Aksi unjuk rasa digencarkan 4 Desa di Kabupaten Nagan Raya terkesan tanpa izin menuntut pengaspalan jalan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Nagan Raya dibubarkan pihak Kepolisian, dalam hal ini Polres Nagan Raya, Rabu (13/10/21).
Pembubaran aksi unjuk rasa (Demo) masyarakat 4 (empat) Desa tersebut karena tidak ada memperoleh izin dari pihak penegak hukum, dalam hal ini Polres Nagan Raya, selain itu terkesan melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) yang berlaku.
Pantauan langsung media TabloidMantap.com, dilokasi demo, Desa yang ikut unjuk rasa tersebut meliputi, Desa Kuta Makmue dan Gunong Reubo dalam Kecamatan Kuala, sedangkan Machah dan Seumambek dalam Kecamatan Suka Makmue, semua dalam Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh.
Kapolres Nagan Raya, AKBP Setyawan Eko Prasetyawan, SH, SIK, melalui Kasi Humas, AKP Asril mengatakan, unjuk rasa tersebut tidak mendapatkan izin dari pihak Polres dan terkait keramaian mengarah pada indikasi pelanggaran Prokes serta PPKM skala Mikro.
“Kita perintahkan personil membubarkan unjuk rasa tersebut karena tidak sesuai prosudur yang berlaku, termasuk keterkaitan dengan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro dari Pemerintah Pusat,” kata AKP Asril.

Baca Juga  Global Qurban ACT Palembang Adakan Program Berkurban dengan Harga Istimewa Dimasa Pandemi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × four =