Diduga Takut Untuk Menjelaskan Konsultan Pengawas SMPN 2 Kabur

19
Papan nama proyek pembangunan rehabilitasi beberapa ruang kelas SMPN 2 Cibinong, Kabupaten Bogor (Foto/Iwan)
TM Kab Bogor – Konsultan pengawas kegiatan pembangunan rehabilitasi beberapa ruang kelas SMPN 2 Cibinong diduga menghindar saat awak media mencoba konfirmasi, Sabtu (16/10).
Dari hasil penelusuran awak media didapati pekerjaan baja ringan yang tidak sesuai RAB. Pelaksana kegiatan Upay saat dikonfirmasi mengenai masalah ini menjelaskan, itu bukan bagian dari kami karena terkait baja ringan itu ada Aplikator yang bertanggung jawab,
“Soal baja ringan bukan tanggung jawab saya, itu pihak ke tiga (Aplikator) yang sudah diversifikasi oleh Dinas PUPR silakan dikonfirmasi.” ujarnya.
Ketika awak media menanyakan siapa konsultan pengawas pada kegiatan ini,
“Namanya Giri Jay, itu yang baru saja pergi konsultan pengawas.” jawab Upay.
Perlu diketahui Konsultan pengawas seharusnya bertanggung jawab dalam setiap pekerjaan yang di awasinya, baik dalam segi kualitas maupun kuantitas, apalagi ini proyek pemerintah, konsultan pengawas sebagai perpanjangan tangan dinas terkait mempunyai peranan penting dalam hasil suatu pekerjaan. Salah satu tugasnya adalah bisa menjelaskan bilamana adanya dugaan ketidaksesuaian spesifikasi dalam pekerjaan saat dikonfirmasi awak media sebagai kontrol sosial.
Pekerjaan Rehabilitasi SMP Negeri 2 Cibinong menelan anggaran hampir Rp 1,5 Miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor Tahun 2021. Dengan penyedia jasa CV Rajanska Banguntama, sedangkan untuk konsultan pengawas CV PRISMA CONSULT. (Iwan)

Baca Juga  DPC GAAS Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal dan Silaturahmi Pengurus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seventeen − two =