Program Semua Bisa Makan Pemprov DKI Jakarta, Wujud Pengamalan Pancasila, Bukan Pencitraan Politik

345
TM Jakarta – Niat baik untuk membantu sesama yang membutuhkan, tidak selalu disambut atau bahkan juga tidak selalu didukung oleh semua pihak, pasti ada pihak yang nyiyir, tidak sepaham, atau bahkan ada yang memfitnahnya.
Dengan berbagai alasan agar niat itu tidak terlaksana dengan baik, itulah semacam gambaran nyata yang ada di masyarakat, ketika mengamati program yang di lakukan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yakni program “Semua Bisa Makan”
Demikian disampaikan oleh Ustadz H Yusuf Aman seorang ulama yang berdomisili di Paseban Jakarta Pusat, saat dihubungi pers, Selasa, 19/10/2021 di Jakarta.
“Jujur kami sangat prihatin dan merasa heran kepada pihak pihak yang di sinyalir cenderung tidak menginginkan terwujud nya niat baik yang dilakukan Gubernur Anies Baswedan tersebut,” ungkap H Yusuf Aman, yang juga Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya bahwa program “Semua Bisa Makan” merupakan program memberikan makan gratis buat yang membutuhkan, dan untuk menumbuh kembangkan sikap masyarakat yang tinggal di kota Jakarta yang penuh dengan orang baik dan banyak pula orang yang ingin membantu orang lain di Jakarta, sehingga dengan adanya program tersebut, terjalin lah sikap gotong royong saling berkolaborasi dan saling membantu antar warga Jakarta untuk memenuhi kebutuhan pangan setiap warga Jakarta yang dianggap dalam kondisi pra sejahtera.

Baca Juga  Herman Deru Mengapresiasi Pekan Adat Sumsel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

19 + six =