Ketum DPP Ormas Bidik,Alamsyah,SH.M.SI, Angkat Bicara Terkait Memanasnya Konflik DPC Bidik Dengan RS. YMC

65
Alamsyah SH.M.SI ketua umum DPP Ormas Bidik
TM Lamteng – DPP ORMAS BIDIK Pastikan Kirim Tim Pengacara Ke DPC LAMTENG Jika Upaya Mediasi Tak Tercapai Dengan Pihak RS YMC. Hal tersebut diutarakan oleh Ketua Umum Ormas Bidik,  ALAMSYAH, SH., M.SI ” saat sedang memberikan pengarahan di Kantor Pusat, Rabu 20/10/2021.
Memanasnya konflik yang terjadi di Kabupaten Lampung Tengah antara DPC ORMAS BIDIK Kabupaten Lampung Tengah selaku kuasa dari masyarakat (pasien) dengan Pihak Rumah Sakit (RS) YMC terkait dugaan penipuan/kwitansi fiktif yang dilakukan oleh Pihak RS. YMC, Ketua Umum ORMAS BIDIK saat ditemui awak media.
“Rumah Sakit itu kan institusi pelayanan kesehatan yang didirikan menurut undang-undang, di Indonesia mengenai rumah sakit diatur dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit (UU Rumah Sakit), tentunya dalam pendiriannya rumah sakit memiliki tujuan dan fungsi. Sebelum kita ke permasalahan yang terjadi ada baiknya kita pahami dulu apa sih tujuan dan fungsi didirikannya rumah sakit ini menurut undang-undang,“ ungkap Alamsyah.
“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 disebutkan bahwa Rumah Sakit diselenggarakan berasaskan Pancasila dan didasarkan kepada nilai kemanusiaan, etika dan profesionalitas, manfaat, keadilan, persamaan hak dan anti diskriminasi, pemerataan, perlindungan dan keselamatan pasien, serta mempunyai fungsi sosial, ini ada didalam Pasal 2,” jelasnya.
Sementara fungsi utama dari rumah sakit itu sendiri berdasarkan UU Rumah Sakit ini adalah menyelenggarakan pelayanan pengobatan dan pemulihan kesehatan sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit,” tambahnya.
Menurutnya, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 pemerintah bertanggungjawab dalam hal pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Rumah Sakit dan pemerintah juga bertanggungjawab dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat pengguna jasa pelayanan Rumah Sakit, ” terangnya.
“Kalau kita lihat regulasi undang-undang ini dan jika dugaan penipuan/kwitansi fiktif yang dilakukan oleh Pihak RS. YMC terbukti, maka jelas rumah sakit ini sudah bertentangan dengan azas, tujuan dan fungsinya sebagai rumah sakit, dan ini jelas merupakan suatu tindak pidana, ” jelasnya.
Kami dari DPP ORMAS BIDIK mendukung penuh tindakan pengurus dan jajaran DPC ORMAS BIDIK Kabupaten Lampung Tengah dalam memperjuangkan dan membela masyarakat yang membutuhkan pertolongan ini.

Jika memang proses mediasi ini tidak menemukan titik terang dan kejelasan, saya sarankan DPC ORMAS BIDIK Kabupaten Lampung Tengah segera menempuh jalur hukum dan kami DPP ORMAS BIDIK siap mengirimkan tim pengacara ORMAS BIDIK ke Lampung Tengah tentunya bila ada surat permohonan bantuan hukum dari DPD ORMAS BIDIK PROVINSI LAMPUNG yang ditujukan ke DPP ORMAS BIDIK, Tutupnya. (Red/*)

Baca Juga  Dirlantas Polda Metro Jaya Prediksi Hari Sabtu dan Minggu jadi Puncak Arus Balik dari Libur Panjang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twelve + 20 =