Rusdiansyah : Saksi Ahli Kubu AHY Tidak Memahami Objek Gubatan

14
Kuasa Hukum DPP Demokrat KLB Deliserdang, Rusdiansyah (Foto/TM)
TM Jakarta – Kuasa Hukum DPP Demokrat KLB Deliserdang, Rusdiansyah menduga kedua saksi yang dihadirkan kubu AHY pada sidang di PTUN, Kamis (21/10/21) tidak memahami objek gugatan.
Seperti diketahui, sidang dengan nomor Perkara Nomor 150/G/2021/PTUN.JKT di PTUN Jakarta atas penolakan Menkumham terhadap Permohonan Pengesahan Perubahan AD/ART serta Kepengurusan Partai Demokrat Hasil Kongres Luar Biasa di Deliserdang, kembali digelar dengan mendengarkan keterangan saksi dari kubu AHY yakni Zainal Arifin Mochtar dan Margarito Khamis.
“Saksi yang dihadirkan kubu AHY disidang Gugatan PTUN Nomor 150  sepertinya tidak memahami objek gugatan klien kami atas Kemenkumham dan tidak membaca atau tidak mengerti isi AD ART Partai Demokrat Tahun 2020,” ujar Rusdiansyah, melalui siaran pers, Jumat (22/10/21).
Menurutnya, keterangan disampaikan oleh saksi tidak terkait dengan substansi gugatan. Mereka tampil seperti politisi, bukan layaknya sebagai akademi.
“Zainal Arifin Mochtar mengatakan bahwa dilihat dari sejarah Indonesia, partai yang selalu dirusak itu adalah partai yang oposisi dari pemerintah yang sedang berkuasa,” kata Rusdiansyah mengutip kesaksian ahli.
Pernyataan Zainal ini, lanjutnya tidak ada hubungannya dengan substansi gugatan dan tak ada bukti akademisnya. Zainal secara sadar ingin menuduh bahwa pemerintah telah melakukan upaya merusak partai-partai oposisi.
“Itu adalah tuduhan yang mengada-ada dan padangan yang keliru,” kata Rusdiansyah yang juga menyampaikan, “Faktanya, pemerintah dalam hal ini Kemenkumham tidak serta merta menyetujui permohonan kubu KLB Deli Serdang, sehingga kami lakukan upaya hukum ke PTUN.”
“Zainal juga berpandangan bahwa harusnya mekanisme demokrasi tidak dipaksakan untuk diselesaikan di pengadilan. Terkait pandangan ini,  sepertinya Zainal tidak memahami isi 10 Pilar Demokrasi Konstitusional Indonesia menurut Pancasila dan UUD 1945,” tambah Rusdiansyah.

Baca Juga  Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Setarakan Gender Terwujud

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × four =