Upacara Nakluk Merana di Gelar Warga Desa Banjar Tegal

21
Upacara Nangluk Merana di desa banjar tegal, kuta, Bali (Foto/Bram)
TM Kuta – Warga Banjar Tegal Desa Adat Kuta mengikuti gelaran Upacara Nakluk Merana (Seremonial Tradisional) yang bertepatan dengan Hari Suci Sugian Bali dan merupakan rangkaian dari Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Gelaran Upacara ritual Nakluk Merana dipercayai warga dimaksudkan untuk menghalau Energy-energy negatif secara skala Niskala yang rutin dilakukan oleh umat Hb (Hindu-Bali) se Desa Adat Kuta setiap 6 bulan.

Upacara Nangluk Merana di desa banjar tegal, kuta, Bali (Foto/Bram)
Selepas Upacara, gelaran dilanjutkan dengan upacara Sugian Bali di Pura Panti/Dadia masing-masing Pengenpon/pengemong.
Kejutan terjadi di salah satu Pura Panti Sri Karang Buncing Kuta pada saat Acara Persembahyangan telah Nyineb/ditutup, hadir seorang Anggota Dewan Kab. Badung I di Graha Wicaksana, B.Com.MM. membagi-bagikan paket sembako dengan jumlah sekitar kurang lebih 200 pikul kepada warga Pengemong Pura Panti SKB Kuta.

Acara dilangsungkan dengan pengawasan protokol kesehatan.

Upacara Nangluk Merana di desa banjar tegal, kuta, Bali (Foto/Bram)
Dikutip dari http://kerta.desa.id, Upacara Nakluk Merana merupakan ritual tradisional masyarakat Hindu Bali (HB). Upacara Nangluk Merana tergolong dalam jenis Bhuta Yadnya dan tujuan dilaksanakannya upacara Nangluk Merana oleh umat Hindu di Bali yaitu pada umumnya untuk memohon keselamatan Bali agar dijauhkan dari hal-hal yang negatif, terutama sejumlah bencana yang terjadi selama ini di Nusantara. (Bram/MIO/Rendy)

Baca Juga  Kapolres Pekalongan Pimpin Apel Kaposkampling

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 + eleven =