Diduga Bertendensi Politis, Penyidikan atas Formula E, Di Laporkan ke Dewas KPK

270
Ketua Bidang Hukum dan HAM Poros Rawamangun, Muhammad Fayakun Arief A, SH. (Foto/Tri)
TM JakartaKetua Bidang Hukum dan HAM Poros Rawamangun, Muhammad Fayakun Arief A, SH pada hari Kamis (18/11/2021), melaporkan Komisioner KPK Firli Bahuri dkk kepada Dewan Pengawas KPK (Dewas KPK), hal ini didasari atas dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh penyidik dan komisioner KPK terhadap penangganan perkara Formula E.
“Kami menganggap bahwa pelaksanaan kegiatan formula E belum terlaksana dan baru dalam tahap persiapan pelaksanaan, sehingga Penyelidikan yang dilakukan oleh KPK terlalu subyektif Dan tendensius serta bernuansa politis,” ungkap Fayakun.

Bahkan, imbuh Fayakun, tidak mencerminkan azas praduga tak bersalah yang seharusnya dipegang oleh aparat penegak hukum dalam hal ini KPK, terhadap penanganan suatu permasalahan.
Tindakan tersebut, lanjutnya, semestinya juga berlaku terhadap Kegiatan formula E yang merupakan event olah raga kelas dunia yang mempertaruhkan nama baik negara Indonesia, dan pelaksanaan formula E sebagai upaya dalam memulihkan ekonomi negara pasca pandemi covid-19 yang terjadi dua tahun belakangan ini.
“Bagaimana bisa dikatakan adanya tindak pidana korupsi jika kegiatan tersebut belum terlaksana dan belum ada audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang ada tidaknya unsur kerugian negara dalam pelaksanaan Formula E,” ujar Fayakun.

Baca Juga  Kapolres Tegal Terima Penghargaan Dari Kapolda Jateng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

11 − 7 =