Pengamat : Indonesia Harus Tiru AS, Kembangkan Tol dan Bandara bukan Kereta Cepat

18
Foto Kereta Cepat (doc.kcic)
TM JakartaAda beberapa negara yang mengalami polemik saat berupaya membangun kereta cepat. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari biaya investasi yang mahal, hingga lama waktu. Tanpa hitungan matang, proyek kereta cepat justru akan memberikan kerugian karena biaya operasional tak bisa ditutup dengan penjualan tiket.
Jepang contohnya, dari beberapa jalur kereta cepat, relatif rute Tokyo-Osaka yang masih menguntungkan. Rute lainnya yang masih untung adalah Osaka-Hakata. Namun pada tahun 2020, seperti dikutip Nikkei, Central Japan Railway akhirnya juga harus menanggung rugi sebesar 1,8 miliar dollar AS di rute Osaka-Tokyo.
Setali tiga, China pun sejatinya sudah mulai mengerem pembangunan kereta cepatnya. Dari data yang dirilis Statista, dari 15 rute kereta cepat yang ada, hanya 5 yang menguntungkan. 10 sisanya terus menerus dalam kondisi merugi.
Sementara di Asia Tenggara, Malaysia memutuskan menghentikan proyek kereta cepat yang menghubungkan Kuala Lumpur dengan Jurong Singapura, meskipun Negeri Jiran itu sudah terlanjur mengeluarkan biaya investasi yang tak sedikit, termasuk harus membayar kompensasi kerugian ke Singapura.
Lalu apa alasan Amerika Serikat (AS) sebagai negara maju tidak mau mengembangkan kereta cepat?
Amerika Serikat sebenarnya sudah memiliki kereta cepat bernama Acela yang dioperatori oleh Amtrax yang sebenarnya masih merupakan ‘BUMN’. Namun perusahaan ini tak berkembang dengan rute terbatas karena kurang menguntungkan. Penumpangnya pun sepi.
Dikutip dari BBC, AS juga memiliki rencana membangun kereta cepat untuk rute Los Angeles dan San Francisco. Namun hal itu masih sebatas rencana dan menuai perdebatan publik.Paman Sam dikenal sebagai negara yang sangat perhitungan dari sisi ekonomi. Mereka yang menolak kereta peluru berpendapat, untuk apa membangun kereta cepat yang di banyak tempat merugi, jika negara itu sudah memiliki jaringan jalan tol dan pesawat udara yang sudah sangat baik.

Baca Juga  PPKM, Satgas COVID-19 Kecamatan Gringsing Optimalkan Operasi Yustisi dan Bagikan Masker

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × 1 =