Sekjen HKTI Sesalkan Insiden Penolakan Moeldoko di Semarang

47
Sekertaris Jenderal Himpunan Kerukunan Tani Indonesia-HKTI Mayjen TNI (Purn) Bambang Budi Waluyo (Foto/Frans)
TM JakartaSekertaris Jenderal Himpunan Kerukunan Tani Indonesia-HKTI Mayjen TNI (Purn) Bambang Budi Waluyo menyesalkan insiden penolakan oleh massa Aksi Kamisan di Semarang terhadap Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko dan sejumlah pejabat lainnya beberapa waktu yang lalu.
Diketahui penolakan terhadap Kepala staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko terjadi di depan Hotel Paragon, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (18/11). Selain menjabat sebagai Kepala KSP, Moeldoko juga merupakan Ketua Umum DPN HKTI.
“Sebenarnya bukan diusir ya. Yang diviralkan di media sosial terlalu berlebihan dan seolah-olah kata ‘diusir’ itu sengaja digunakan untuk menyudutkan Pak Moeldoko. Apalagi saat itu beliau tidak sendiri. Ada Komisioner Komnas HAM, Walikota Semarang, Walikota Kediri dan Kapolrestabes Semarang. Sangat disesalkan. Semoga ke depan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Bambang Budi Waluyo memberikan keterangannya, Senin (22/11)
Menurutnya, kesediaan Moeldoko dan para pejabat pemerintah lainnya untuk menghampiri massa Aksi Kamisan di Semarang merupakan wujud komitmen negara untuk menyelesaikan berbagai kasus pelanggaran HAM. Seharusnya, kesempatan tersebut digunakan sebaik-baiknya untuk menyampaikan aspirasi.

Baca Juga  DPD BADAK Laporkan Dugaan KKN dan Gratifikasi Oleh Supplier Banprov dan BPNT ke Polres Lebak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

17 + 6 =