Ketua IPW : Perosalan Arteria Vs Anggiat Merupakan Fenomena Keangkuhan Sikap Kedua Pihak

60
Plt Ketua IPW skaligus Ketua DPP Peradi Pergerakan SUGENG TEGUH SANTOSA, SH bersama dengan Sekertaris MIO PW D.I.Y. Rozi Fahrur Siregar (Foto/TM)
TM YogyakartaKasus ibunda Arteria Dahlan yang beradu argumen dengan seorang wanita mengaku anak Jenderal, Anggita Pasaribu, berujung saling lapor antara kedua belah pihak ke polisi mendapat soroan dari Indonesia Polician Watch (IPW)

“Ini tidak berlaku pasal 245 ayat 1 UU MD3 pada posisi Arteria sebagai Pelapor, karena sebagai Pelapor, Arteria harus diperiksa untuk memberikan keterangan terkait laporannya pada Anggiat Pasaribu. Sedangkan terkait laporan anggiat pasaribu, arteria tidak dapat dimintai keterangan sebelum adanya persetujuan Presiden dengan sebelumnya ada pertimbangan MKD DPR,” ungkap Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso usai mengikuti acara Pembekalan dan dan Pelantikan DPN PERADI di D.I.Y Rabu (24/11)

Sugeng menjelaskan, Polres Bandara justru dalam hal ini yang jadi “korban” dalam perkara ini, karena berposisi serba salah. Tindakan Polres bila meminta keterangan arteria akan dipersoalkan, bahkan arteria sudah mengkritik Polres saat akan melaporkan anggiat karena merasa diabaikan dan dihalangi.

Advokat Senior yang didaulat sebagai Ketua DPP PERADI Pergerakan itu juga menganggap, apa yang telah dipertontonkan ke publik terkait kesalahpahaman di Bandara Soetta itu merupakan bentuk keangkuhan dari kedua belah pihak.

Baca Juga  Kerahkan Truk Dalmas, Polres Sukoharjo Bantu Distribusi Tabung Oksigen Ke RS Yarsis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × 5 =