Pakar Hukum : Sweeping Serikat untuk Demo Buruh Melanggar Hukum Pidana

18
Sweeping Serikat Untuk Bisa Demo Buruh Melanggar Hukum Pidana (Foto/Avid)
TM JakartaSaid iqbal, dalam berbagai kesempatan mengancam pemerintah dengan menyatakan puluhan ribu buruh yang tergabung dalam 60 federasi dan konfederasi serikat pekerja nasional akan menggelar unjuk rasa di depan Istana Kepresidenan, Kementerian Ketenagakerjaan, dan DPR RI, pada 28-30 November 2021.
Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan aksi unjuk rasa ini untuk menolak kenaikkan upah minimum tahun 2022 versi pemerintah.
Sebelum mogok kerja besar-besaran akan ada aksi di Istana Negara, Kementerian Ketenagakerjaan, dan DPR RI, itu namanya unjuk rasa nasional. Yaitu tanggal 28, 29, 30 November ini, akan ada unjuk rasa besar-besaran puluhan ribu. Saya enggak tahu apa bisa sampai ratusan ribu,” Jumat (19/11/2021).
Namun sebenarnya ada realita lain di balik adanya demo buruh yang di gembor-gemborkan tersebut. Yaitu tata cara dalam mengumpulkan para buruh di dalam berdemo adalah dengan cara cara mensweeping, ada juga dengan pengrusakan dan kekerasan.
Dalam video-video viral yang beredar di masyarakat, antaranya kejadian video di Majalengka, Jawa Barat.

Baca Juga  Ombudsman Akan Nilai Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Pemda se-Sumut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × 4 =