Minta Presiden Copot Sri Mulyani, Ketua Umum Solmet Sesalkan Pernyataan Wakil Ketua MPR

9
Ketua Umum Solidaritas Merah Putih Silfester Matutina bersama Presiden Jokowi (Foto/Doc.Ist)
TM JakartaKomunitas Relawan Solidaritas Merah Putih(Solmet) menyesalkan pernyataan Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhamad sekaligus anggota DPD RI dari dapil Gorontalo yang minta Presiden Jokowi mencopot Ibu Sri Mulyani dari jabatan Menkeu RI dengan alasan yang sangat konyol hanya karena pemotongan anggaran untuk MPR RI.
Pernyataan Fadel ini dikatakan secara resmi dalam Konferensi Pers di Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen Senayan 30 November 2021.

“Sebagai wakil rakyat apa yang dilakukan Wakil Ketua MPR ini sangat memprihatinkan dan memalukan, ditengah beban kesusahan rakyat akibat Covid 19 harusnya anggota MPR ikut merasakan keprihatinan dan kesengsaraan rakyat saat ini. Dan seyogyanya mengerti pemotongan anggaran ini adalah untuk penanganan Covid 19 dan diutamakan untuk membantu rakyat miskin,” ungkap Silfester Matutina,SH Ketua Umum Solidaritas Merah Putih melalui keterangan tertulisnya, Kamis (2/12)
Apalagi, menurutnya, hampir semua Kementrian dan Lembaga Negara ikut dipotong anggarannya jadi bukan hanya anggaran MPR yang dipotong, sepertinya wakil rakyat kita ini tidak punya nurani dan rasa empati atas kesusahan rakyat.

“Terlebih sangat tidak elok lagi karena hanya karena masalah ini Pak Fadel malah meminta Presiden Jokowi mencopot Menkeu Sri Mulyani sekaligus mengintervensi Hak Prerogatif Presiden untuk melakukan Resuffle kepada Menteri yang telah benar-benar bekerja keras dan berjuang mengatur anggaran sehingga ekonomi kita tidak terpuruk dan bahkan ekonomi kita bisa bertumbuh,’ bebernya.

Silfester menegaskan, harusnya Pak Fadel dan kita semua mengapresiasi atas dedikasi dan perjuangan menteri menteri dan Presiden buat bangsa kita.

“Kami merasa heran dan sangat malu punya wakil rakyat di MPR yang lebih merasa di nomorsatukan daripada kepentingan rakyat,” geramnya.

Dia menyarankan, sebaiknya Pak Fadel yang mundur saja karena tidak mempunyai rasa empati, dan tidak ikut merasakan penderitaan masyarakat apalagi kita juga tidak pernah tau perjuangan dan prestasi apa yang telah dibuat Wakil Ketua MPR ini dibanding dengan seorang Menkeu yang sarat prestasi dan menjadi ujung tombak pemulihan ekonomi rakyat.
“Lagi pula kami curiga jangan jangan permintaan agenda pencopotan Menkeu ini apakah ada hubungannya dengan kasus hutang obligasi BLBI Bank Intan senilai 136 Milliar sesuai data Kemenkeu tahun 2020,” sindirnya.

“Tapi Kami sangat yakin Presiden Jokowi tidak akan menuruti permintaan intervensi pencopotan Menkeu Sri Mulyani.Presiden Jokowi pasti lebih paham dengan keadaan Menteri Menteri dan Kabinetnya,” pungkasnya. (Red/*) 

Baca Juga  Program 100 Hari Kapolri Dapat Apresisasi dari Sekum MUI Kab. Garut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × two =