Diduga Tidak Kantongi Ijin Amdal, PT Footwear Materials di Cirebon Tetap Beroprasi

16
PT.CHINLI INTERNATIONAL FOOTWEAR MATERIALS
TM CirebonSeperti yang terlihat di lapangan, di sinyalir belum mengantongi izin AMDAL dari Pemda setempat, PT.Chinli Internasional FOOTWEAR MATERIALS trus operasi di jalan Raya Babakan-kudu keras, Jawa barat.
Prusahaan yang merekrut tenaga dalam pembangunan menggunakan tenaga kerja Asing tersebut, diduga bermain mata dengan oknum Pemda setempat dalam melancarkan operasinya.
Bahkan menurut data yang Media ini dapatkan dari titik lokasi, jika PT.Chinli Internasional FOOTWEAR MATERIALS berdiri dilahan pertanian bukan di lahan industri, bahkan dalam beroperasi perusahaan tersebut menggunakan jalan pedesaan, yang notabene nya tak layak untuk di gunakan oleh sekala PT, serta telah menimbulkan kerusakan di ruas jalan pedesaan tersebut.
Dalam keterangannya sudah jelas, di kutip dari salah satu media, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menegaskan Omnibus Law UU Cipta Kerja mewajibkan perusahaan besar memiliki izin amdal. Sanksi tanpa amdal, izin akan dicabut.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menegaskan Omnibus Law UU Cipta Kerja mewajibkan perusahaan besar memiliki izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) bila ingin melanjutkan produksi. Kewajiban amdal itu memberikan kepastian dalam revolusi lingkungan.

“Dengan UU ini (Cipta Kerja), amdal dimasukkan sebagai izin usaha, supaya kalau orang yang melanggar amdal kami bisa peringatkan, izinnya kami cabut,” katanya.
Ia menjelaskan UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menyatakan amdal bukan termasuk izin usaha yang wajib dilampirkan. Karenanya, pemerintah tidak memiliki hak mencabut izin usaha perusahaan kakap yang melanggar amdal.

Baca Juga  Kontigen NPC Kabupaten Way Kanan Berhasil Meraih 9 Medali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 − 8 =