Opini : Liputan Formula-E Kok Melempem? Katanya Balapan Ini Bakal Heboh

38
Andre Vincent Wenas, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta. (Foto/Doc.TM)

Oleh: Andre Vincent Wenas

TM Jakarta – Maaf nih, kok liputan media sekaliber KompasTV juga sumir amat ya? Perhelatan balapan mobil listriknya tidak terliput lengkap, malah host-nya ngobrol kian kemari sampai habis jam tayangnya. Ah penonton (dari rumah lantaran gak mampu beli karcis) jadi kecewa.
Ada apa sih dengan perhelatan Formula-E di Ancol itu? banyak teman saya juga yang tadinya pro Formula E, jadi bertanya-tanya lho. Kok liputan medianya seperti itu? Kebanyakan jadi pada curiga nih, framing apa yang sedang dimainkan media?
Gembar-gembor panitia penyelenggara bilang bahwa tiket sold-out, bahkan pemesannya banyak dari mancanegara via online. Tapi kok tampang-tampang penonton bule (asing) sama sekali tidak tertangkap di layar tayangan. Yang ada sekelebatan liputan penonton ibu-ibu dengan keluarga, pakai kacamata hitam, pakai payung juga ada, dan spot kursi-kursi kosong di tribun.
Liputan balapannya pun seperti ogah-ogahan ditayangkan. Ini apa-apaan? Atau pertanyaan lebih spesifik ke pihak media peliput, kalian sebetulnya sedang meliput apa? Apa cuma meliput shuttle-bus yang mondar mandir bawa penonton dari tempat parkir di Kemayoran menuju sirkuit? Kalian sedang membingkai (framing) apa?

Baca Juga  Bhayangkari Cabang Majalengka Salurkan Bantuan Sosial Untuk Warga Terdampak Banjir
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 − 10 =