Ketua Perindo, Ibnu Saechu,SH., Soroti Terkait Dugaan Jual Beli Kursi PPDB Di Jawa Barat 

27
Ketua Partai Perindo kabupaten Cirebon Ibnu Saechu,SH
TM Cirebon, – Hari ini hasil seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) Jawa Barat diumumkan, Bagi yang lulus tentu jadi kabar menggembirakan, apalagi bisa diterima di sekolah favorit, namun Sebaliknya yang belum beruntung, jangan dianggap suatu kegagalan, Karena Tuhan sudah menyiapkan rencana terindah.
Menyikapi PPDB tersebut, Ketua Partai Perindo Kabupaten Cirebon, Ibnu Saechu.SH, mengatakan, Suatu kebanggaan dan prestise tersendiri bagi para orang tua ketika buah hati diterima di sekolah bonafid, Namun kebahagiaan akan terasa semu ketika kesuksesan diraih dengan menghalalkan segala cara. Kata Ibnu Kepada Tabloidmantap.Com, Senin (20-06-2022) di Kantornya.
Menurut Ibnu Saechu, Sudah jadi rahasia umum setiap musim PPDB banyak pihak yang memanfaatkan situasi demi meraup keuntungan, Animo masyarakat yang tinggi untuk bisa masuk ke sekolah favorit menjadi peluang emas bagi mafia pendidikan, Mereka bergerilya menawarkan jalan pintas dengan harga tertentu agar calon peserta didik bisa diterima di sekolah negeri, makin bonafid sekolah yang dituju makin melambung pula harganya.
” Indikasi kecurangan dalam PPDB seperti pungli dan praktik jual beli kursi patut diwaspadai dan semua pihak harus mengawal dan mengawasi proses seleksi calon peserta didik agar transparan dan berkeadilan dan jangan takut melapor jika dalam prakteknya ditemukan adanya kecurangan “, Ujar Ibnu
Sungguh sangat disayangkan dan menciderai citra dunia pendidikan jika kalangan dunia pendidikan melakukan praktik-praktik amoral. Ironis ! Praktisi pendidikan yang seharusnya bisa memberikan keteladanan yang baik justru bermental koruptif.
Ibnu menambahkan, Bagaimana kita bisa menyiapkan generasi masa depan yang baik, berkarakter dan memiliki integritas tinggi kalau kita sendiri tidak bisa memberi suri tauladan kepada peserta didik, kepada anak-anak kita sendiri. “, Ucapnya
” Mau dibawa kemana dunia pendidikan kita jika mafia masih berkeliaran? Jika kita masih jadi bagian dari mafia itu sendiri ? Berbagai cara ditempuh menuju Roma, tak bisa melalui jalur prestasi atau zonasi bisa lewat jalur Pejabat, Jalur Dewan, bahkan Jalur LSM, jika terus seperti itu Mau dibawa kemana generasi bangsa jika kita kalah lawan mafia, Ayo Bersama kita bisa ganyang mafia “, Pungkasnya.
(Mahmud)

Baca Juga  𝐒𝐚𝐟𝐚𝐫𝐢 𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐡𝐚𝐧, 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐂𝐢𝐫𝐞𝐛𝐨𝐧 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐍𝐝𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐀𝐠𝐮𝐧𝐠 𝐅𝐞𝐬𝐭𝐢𝐯𝐚𝐥
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 3 =