Tim Hukum Dhipa Adista Justicia Menangkan Gugatan Perdata di PN Jakarta Barat

8
Kuasa Hukum tergugat, Marusaha Hutadjulu SH., MH., Tim Hukum dari Dhipa Adista Justicia. (Foto/TM)
TM Jakarta – Tim Advokat yang ada di dalam Kantor Hukum Dhipa Adista Justicia (DAJ) kembali mampu memaksimalkan setiap kepercayaan dan amanah dari para kilen nya dalam memperjuangkan keadilan dalam hukum. Hal itu kembali dibuktikan tatkala saat Tim Hukum dari DAJ mampu mewujudkan keadilan hukum untuk kliennya atas nama Yuli Isnawati, sebagai ahli waris dari pewari Alm Suami yang sah menurut hukum.
Dimana pada sebelumnya, diketahui, Yuli Isnawati harus kembali mendapat persoalan hukum yang diajukan oleh Irwan Djuhari (IJ) selaku pengguat. Sebagaimana dalil gugatannya yang menyatakan dirinya selaku wali yang sah terhadap seorang anak laki-laki di bawah umur yang bernama dalam ABD., yang merupakan anak kandung dari Almarhum Lukman Djuhari.
Hal itu disampaikan oleh Kuasa Hukum tergugat, Marusaha Hutadjulu SH., MH., saat ditemui di Kantor Hukum Dhipa Adista Justicia (DAJ) pada Senin, 20/6) yang membenarkan terkait langkah hukum yang diajukan oleh IJ melalui Gugatan Perdata yang diajukan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, dalam Register perkara perdata Nomor:
689/Pdt.G/2021/PN Jkt.Brt. Tertanggal 24 Agustus 2021.
“Betul, klien kami yang merupakan Isteri Sah dari Almarhum Lukman Djuhari yang telah menikah secara sah dan resmi pada tanggal 10 Agustus 2016, kembali mendapat gugatan hukum dari Kakak kandung dari Alm. Lukman Djuhari yaitu saudara IJ melalui Gugatan Perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Barat,” ujarnya.
Mausaha Hutadjulu S.H., MH., mewakili Tim Hukum DAJ, mengatakan bahwa melalui proses hukum yang telah dijalani, pihaknya dapat meyakinkan Pihak PN Jakarta Barat untuk dapat kembali memastikan hak ahli waris yang sah kepad kliennya Yuli Isnawati atas harta benda peninggalan dari Alm Lukman Djuhari.
“Melalui Sidang Permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Barat yang diketua oleh Hakim Kamaludin S.H., MH,. Tertanggal 18 April 2022 lalu, telah tertuang putusan mengadili dalan Konvensi dan dalam Eksepsi, menerima Eksepsi Tergugat tersebut, dan menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima (Niet On Van Klijke Verklaard),” terangnya.

Baca Juga  Rapat Paripurna DPRD, Setujui Usulan Pergantian Ketua DPRD
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four + five =