Tidak Sesuai Spesifikasi, Pengerjaan P-3 TGAI di Kampung Sumber Baru (Way Kanan) Diduga Asal Jadi

42
Proses pembuatan Pricest beton yang ada di kampung Sumber Baru kec. Banjit kab. Way Kanan Lampung. (Foto/Tim)
TM Lampung – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Proses pembuatan Pricest beton yang ada di kampung Sumber Baru kec. Banjit kab. Way Kanan Lampung terkesan amburadul seperti rengginang ketika di remas menggunakan tangan, Diduga kurang nya pengetahuan ketua P3A setempat.
Hasil penyulusuran di lapangan Tim memukan proses pembuatan Pricest beton yang sangat lah renyah disinyalir adanya pengurangan volume bahan material untuk pembuatan Pricest beton disinyalir tidak sesuai spesifikasi kapasitas kekuatan beton (dengan benar).
Serta tidak adanya papan plang informasi sebagai keterbukaan informasi publik sesuai dengan UU. No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.
Wariman selaku ketua P3-A kampung sumber baru dan selaku ketua kelompok tani sumber rezeki. saat di konfirmasi di kediaman nya Sabtu 18 Juni 2022 menjelaskan bahwasanya dia tidak pernah mengikuti pelatihan P3A di balai besar, “saya hanya di tunjuk menjadi ketua P3-A saya pun baru, diberikan SK kepala kampung dan tidak pernah mengikuti pelatihan, juklak/juknis rab gambar pun tidak tahu. yang jelas saya tidak tahu ucap Wariman. kalau mau tanya tentang itu’ tanya saja pak bendahara.
Seperti diketahui bahwa ketua P3-A harus memahami juklak/juknis tentang P3-TGAI agar proses pelaksanaan pembuatan Pricest beton bisa menjadi sesuai dengan kapasitas berkualitas behton bermutu.
Di tempat berbeda Jon Hendra selaku bendahara P3-A sumber rezeki saat di konfirmasi di kediaman bliau Sabtu 18 Juni 2022 manjelaskan saya sebagai bendahara P3-A sumber sumber baru dan juga selaku sekretaris kampung/Sekdes, “saya bendahara P3A sumber rezeki jabatan saya di kampung sebagai sekertaris kampung /sekdes”, jelas Jon Hendra.
Dari sumber yang dapat dipercaya menjelaskan,Petunjuk teknis P3-TGAI di jelaskan bahwa tugas P3A memiliki pungsi dan peranan penting dalam tahapan program kegiatan sebagai berikut
1. Menandatangani dan mentaati fakta integritas
2. Membetuk tim swakelola,terdiri tim perencana,tim pembelian bahan,tim pelaksana dan tim pengawas
3. Mengikuti setiap tahapan P3-TGAI sesuai dengan tentuan petunjuk teknis/ juknis P3-TGAI
4. Mengikuti musyawarah desa dan menandatangani BA
5.Mengajukan RKP3A / RKGP3A / di lengkapi dengan KAK kepada PPK
6. Membuka rekening P3 TGAI
7. Menjamin dan mempasilitasi transparansi kegiatan
8.menandatangani dan mentaati perjanjian kerja sama
9.mengajukan surat permohonan pencairan dana ke PPK dan di bantu oleh TPM
10. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara swakelola sesuai fakta integritas dan perjanjian kerja sama
11. Melaporkan secara berkala kepada PPK
12.menghimpun bukti – bukti pengeluaran P3-TGAI termasuk biaya kegiatan ( biaya persiapan 5%)
13. Menyusun laporan kemajuan pelaksanaan
14.menyusun laporan menyelesaikan pelaksanaan kegiatan P3-TGAI
15.membuat surat pernyataan penyelesaian pekerjaan P3TGAI
16. Menyimpan seluruh dokumen perencanaan dan pelaksanaan secara baik untuk kepentingan audit
17. Bertanggung jawab penuh terhadap penyelesaian baik fisik keuangan dan pelaporan
18. Menyelesaikan hasil laporan P3TGAI kepada PPK setelah di sepakati dalam musyawara desa III dan mendapatkan persetujuan dari kepala desa
19. Membuat berita acara pemeriksaan hasil P3-TGAI
20. Berkewajiban untuk memelihara hasil pelaksanaan pekerjaan P3TGAI. (Yon/Tim)

Baca Juga  Bentuk Kepedulian TNI, Koramil 04/CK Distribusikan Obat, Vitamin dan Beras Untuk Warga yang Isoman
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eighteen − five =