Wednesday, November 30, 2022
HomeBerita UtamaAlumni Untuk Indonesia Konsisten Kampanye "Kebaya" Goes to UNESCO

Alumni Untuk Indonesia Konsisten Kampanye “Kebaya” Goes to UNESCO

TM Jakarta – Alumni untuk Indonesia (AUI) kembali menyelenggarakan suatu acara bertajuk Ngopi Bareng Alumni Seri III dengan tema “Kebaya Goes to UNESCO”. Acara Ngopi Bareng Alumni ini dilaksanakan secara luring di Avenue of the Stars, Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan pada pk 17.00 – 20.00 WIB, Rabu (23/8) dan berlangsung secara meriah dan sukses.
Dalam acara tersebut, terdapat penampilan hiburan yang diisi oleh grup band Daya Indonesia Performing Arts Academy pimpinan Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah, Ardhanari Performing Arts Studio & Management pimpinan Dr. Margaritha Maria Sintorini dan Maria Darmaningsih, S.sn, M.Ed. yang berpengalaman pada bidang musik dan tari. Seluruh peserta yg hadir terlibat baik bernyanyi maupun menari dengan menggunakan busana kebaya.
Bilmar Sitanggang selaku penanggung jawab acara dalam sambutannya mengucapkan syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk dukungan penuh dari Ibu Metty selaku Ketua ALJERDI (Alumni Jerman dan Diaspora) sejak Ngopi Bareng Alumni Seri I.
Kata dia, acara ini didukung penuh oleh Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dr. Jerry Sambuaga, melalui sambutannya yang disiarkan melalui video.
“Kegiatan ini juga diisi oleh fashion show berkebaya lengkap dan dipadu dengan lagu “Garuda Pancasila” yang dibawakan oleh KPPBI (Komunitas Perempuan Pelestari Budaya Indonesia), tembang “Smaradahana” oleh 15 orang dari Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia. Dimana mereka menempuh perjalanan jauh dari kota Surabaya untuk menghadiri acara ini, serta lagu “Sitogol” oleh komunitas AMS (Anak Medan Solid),” jelas Bilmar sapaan akrabnya.
Sementara itu Ketua Jaman Perempuan Indonesia, Ibu Purnama Sitompul dalam sambutannya, mengajak perlunya sinergi untuk bersama-sama memperjuangkan agar kebaya dicatatkan di UNESCO sebagai warisan budaya tak benda Indonesia.
Turut hadir juga Pembina Jaman Perempuan Indonesia, Ibu Henny Kiemas, serta Ketua PERWANTI (Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia) dan PBIJ (Perempuan Berkebaya Indonesia Jakarta).

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here