Friday, July 19, 2024
spot_img
HomeHukumTim Tabur Kejati NTT Berhasil Menangkap dan Mengamankan 5 DPO

Tim Tabur Kejati NTT Berhasil Menangkap dan Mengamankan 5 DPO

TM Kupang РTim Tangkap Buron (TABUR) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Kembali Berhasil Menangkap dan Mengamankan Daftar Pencarian Orang (DPO) ke 5 (Lima) dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, atas nama Yanson Nitti alias Yanson

Bertempat di Desa Bokong, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur yang di pimpin langsung oleh Asisten Intelijen Kejati NTT (BAMBANG DWI MURCOLONO, SH. MH.) dan UMBU HINA MARAWALI, SH. MH. Kasi E beserta tim telah berhasil mengamankan DPO asal Kejari Kabupaten Kupang dengan identitas Yanson Nitti alias Yanson pada Rabu, (3/7/24).

Terpidana atas nama Yanson Nitti alias Yanson ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berdasarkan Surat Penetapan DPO Kepala Kejari Kab Kupang Nomor:B-508/N.3.25/Dip.2/06/2024 Tertanggal 06 Juni 2024 karena terpidana Yanson Nitti alias Yanson harus dilakukan eksekusi setelah putusan PN Oelamasi Nomor:82/Pid.B/2023/PN Olm tanggal 07 Desember 2023 memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).
Berdasarkan putusan PN Oelamasi, terpidana Yanson Nitti alias Yanson dinyatakan bersalah karena telah melakukan tindak pidana Pembunuhan Hewan sebagaimana yang dimaksud pada Pasal 406 ayat (2) Jo.Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan hukuman pidana penjara selama 6 (enam) bulan.
Saat diamankan, setelah melengkapi administrasi, terpidana Yanson Nitti selanjutnya terpidana diserah terimakan kepada Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang untuk di eksekusi pada Lapas Kelas II A Kupang.
Sebagai tambahan informasi, sampai dengan awal bulan Juli tahun 2024 ini, Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur telah berhasil menangkap dan mengamankan sebanyak 5 (lima) orang Daftar Pencarian Orang (DPO) diantaranya,
– Terpidana ARIS TANEO ((DPO asal Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang)
Tindak pidana melakukan ancaman kekerasan, memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya, yang dilakukan oleh secara berlanjut.
– Terpidana Para Daddu alias Mapaga (DPO asal Kejaksaan Negeri Sabu Raijua)
Tindak pidana, membujuk Anak melakukan persetubuhan dengannya yang merupakan beberapa perbuatan sehingga dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut.
– Terpidana Julius Djami Djo alias Madoke (DPO asal Kejaksaan Negeri Sabu Raijua) Tindak pidana, melakukan kekerasan, ancaman kekerasan, memaksa Anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.
– Terpidana Daniel Benediktus Tae alias Dani (DPO asal Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang) Tindak pidana karena kelalaiannya mengemudikan kendaraan bermotor mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka ringan dan kerusakan kendaraan.
Terpidana Yanson Nitti alias Yanson (DPO asal Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang)
tindak pidana Pembunuhan Hewan. Pasal 406 ayat (2) Jo.Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP ;Pidana penjara selama 6 (enam) bulan.
Asisten Intelijen Kejati NTT, BAMBANG DWI MURCOLONO, SH. MH., menghimbau agar terpidana yang masih di luar dan DPO (Daftar Pencarian Orang) agar segera menyerahkan diri secara kooperatif karena cepat atau lambat Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur akan segera mengeksekusi nya.
Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum.
Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan RI, untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat bersembunyi yang aman bagi buronan. (RDI/*)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here