Saturday, March 2, 2024
spot_img
HomeInvestigasiIjin Lingkungan dan PBG Masih Disoal, Kegiatan Pekerjaan Proyek Di Kradenan Timbulkan...

Ijin Lingkungan dan PBG Masih Disoal, Kegiatan Pekerjaan Proyek Di Kradenan Timbulkan Dampak Keretakan Rumah Warga

TM Kab Bogor – Mulai berjalannya kegiatan pembangunan proyek gudang sarang walet yang berlokasi persis bersebrangan dengan lapangan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) RT 03 dan RT 04 RW 08 kelurahan Karadenan kecamatan Cibinong kabupaten Bogor memicu kekhawatiran dan keresahan warga. Bagaimana tidak, proyek yang telah menghadirkan alat berat dengan tingkat kebisingan cukup luar biasa dilokasi, dan tampak mulai menanamkan tiang panca itu berindikasi telah mengakibatkan dampak kerusakan terhadap rumah warga.
Salah satu warga yang mendapatkan tembok rumahnya retak-retak prihal tempat tinggal persis disebelah pembangunan proyek pun mengatakan menjadi was-was dan khawatir terkait kondisi rumah yang telah mendapatkan dampak dari kegiatan proyek.
“Iya itu bisa dilihat sendiri kondisi retaknya tembok rumah saya. Dan saya pun bisa pastikan retakan itu belum ada sebelum adanya proyek,” ujar warga (Akang) yang ditemui dirumahnya, Kamis (25/1).
Dalam penjelasannya, Akang mengatakan sempat mempertanyakan kepada ketua lingkungan terkait rencana akan adanya pembangunan proyek gudang walet tersebut saat dimintakan tandatangan persetujuan lingkungan oleh Ketua RT.
“Kemarin sih RT isur keliling minta tanda tangan warga katanya sih buat ngurus surat ijin pembangunan, saya sudah tanda tangan, saya juga ngga mau dianggap nya mempersulit, sebetul nya saya sangat berharap perusahaan atau pemilik bangunan mengutamakan dulu proses perijinannya lalu musyawarah dengan dikumpulkan nya warga Masyarakat sekitar yang paling terdekat supaya tidak ada yang merasa dirugikan dari dampak pembangunan,” terang dia.
“Apa lagi ini sudah menanam tiang panca pasti warga masyarakat juga ada yang merasa terganggu karena kebisingan dari bunyi mesin yang ditimbulkan untuk menanam tiang panca dan rumah warga masyarakat yang terdekat proyek pun pasti ada yang retak-retak bng terkena dampak getaran yang ditimbulkan, sampai sekarang belum ada dari pihak perusahaan yang bertemu dengan warga masyarakat, saya juga jadi bingung kalau sudah seperti ini, siapa yang akan bertanggung jawab,” tandasnya.
Dengan mulai munculnya kondisi (retak tembok) yang diduga kuat terkait kegiatan pembangunan proyek yang patut diduga belum memiliki ijin dari pengurus lingkungan tingkat RW, dan PBG, serta tidak terteranya nama PT maupun pelaksana pekerjaan sudah seharusnya mendapat atensi dari pihak terkait. 
Baik Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) dan Satuan Polisi Pamong Peraja(Satpol PP) Kabupaten Bogor, karena dua SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) ini memiliki kewajiban mengawasi bangunan tanpa ijin dan melakukan penertiban guna kenyamanan warga disekitar lokasi pekerjaan proyek.
Sebelumnya, salah satu pengurus RW (Rukun Warga) 08 Kelurahan Keradenan menjelaskan kepada media ini belum merasa menandatangani proposal pengajuan ijin lingkungan terhadap pembangunan gudang walet yang sudah dirasakan warga dampak kebisingan dari keberlangsungan kegiatan yang berlokasi persis bersebrangan dengan lapangan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) RT 03 dan RT 04 RW 08 kelurahan Karadenan kecamatan Cibinong kabupaten Bogor itu.
“Untuk ijin lingkungan warga belum sampai ke saya,bahkan belum saya tanda tangani masih ada warga yang belum tanda tangan katanya sih,itu sedang dijalan kan oleh ketua RT 04, pak isur,” ujar Pengurus RW 08 yang minta identitasnya tidak dicantumkan saat memberikan keterangan kepada media ini, Kamis (25/1), sayangnya saat dikunjungi ke rumah RT (Isur-red) yang bersangkutan sedang tidak ada di rumah. (FJR/RDI)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here