Thursday, July 18, 2024
spot_img
HomeUtamaSelama Ramadhan Tempat Hiburan Malam, Panti Pijat, Wajib Di Tutup

Selama Ramadhan Tempat Hiburan Malam, Panti Pijat, Wajib Di Tutup

TM Palembang – Berdasarkan surat ederan Walikota Palembang nomor 7 tahun 2024, terkait pembatasan jam operasional selama bulan suci Ramadhan, bahwasanya untuk tempat hiburan malam (Diskotik, Bar), karaoke, panti pijat (PPUT, PPUM), selama bulan suci Ramadhan wajib di tutup mulai dari h-1 sampai dengan h+2 setelah bulan Ramadhan.
Seperti di bulan Ramadhan tahun ini, Pemerintah secara resmi menetapkan Ramadhan jatuh tanggal 12 maret, berarti dari tanggal 11 sudah harus tutup. Sedangkan jika nanti lebaran diputuskan tanggal 10, berarti selesai Ramadhannya tanggal 9, 10, dan 11 harus sudah tutup.
Hal ini diungkapkan oleh Cherly Panggar Besi, SE., M.Si selaku Kabid Bina Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP kota Palembang saat dibincangi awak media di ruang kerjanya, Rabu (13/03/2024).
“Penertiban akan dilakukan secara berkala, setiap hari selama bulan Ramadhan, dari pukul 10.00 sampai 17.00 sore. Kemudian dilanjutkan dengan 21.00 sampai dengan jam 04.00 pagi, dimana sasaran untuk jam 17.00 kita melakukan patroli mengecek rumah makan restoran yang terlalu denostratif, tidak menutup menggunakan tirai disiang hari itu yang kita cek,” Ungkapnya.
Kemudian, untuk pput, ppuf, semua yang refleksi, panti pijat, semua massage sauna, wajib tutup. Mau yang skala kecil perumahan, atau yang di ruko atau yang dihotel itu wajib tutup, kita cek dari jam 10.00 sampai jam 17.00 kemudian jam 9 malam sampai jam 4, kita fokus kepada larangan live musik,” Ulasnya lebih dalam.
Sedangkan live musik untuk restoran dengan tempat terbuka, Cherly menjelaskan, hanya diperkenankan mulai dari pukul 20.30 sampai dengan 23.00, sebelum dan setelah itu dilarang. Pihaknya akan lakukan patroli, jika masih ada rumah makan, restoran yang semi terbuka atau outdoor masih melakukan live musik, pihaknya akan lakukan tindakan-tindakan seperti peringatan teguran.
“Untuk hiburan malam, kalaupun nanti ada permasalahan beberapa restoran tempat makan, atau tempat hiburan yang memang izin usahanya restoran, kalau bukanya sampai jam 00.00 dengan ketentuan yang berlaku silahkan saja. Ketika itu masih restoran, dan itu akan kami cek tidak ada miras disana selama bulan Ramadhan, tapi kalau sudah lewat jam 00.00 saya rasa itu bukan restoran lagi atau rumah makan, apalagi lampunya cukup gelap, ada lampu yang kelap kelip yang menyajikan minuman keras itu sudah masuk ke ranah hiburan,” Terangnya.
Adapun sanksi yang akan diberi berupa himbauan: Pertama, larangan. Kedua, peringatan, mulai dari peringatan 1,2, dan 3, sampai dengan penutupan sementara operasional dari tempat usaha selama bulan Ramadhan jika masih tidak diindahkan ketentuan dari pemerintah kota Palembang. (Ocha)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here