Oplus_131072
TM Pringsewu – Hilangnya Kepala Pekon Giri Tunggal, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, yang diketahui bernama Rokyat, menjadi sorotan warga dan masyarakat luas. Ketidakhadirannya dalam beberapa waktu terakhir memicu spekulasi terkait dugaan penyimpangan dana desa.
Sejumlah warga menyebut perilaku Rokyat bukan hal baru. “Kami tidak kaget lagi. Dia memang sudah tiga periode menjabat, tapi selama itu juga banyak temuan dugaan korupsi yang tidak pernah ditindak secara hukum,” ujar seorang warga setempat.
Seorang pengusaha alat berat mengungkapkan bahwa Rokyat sempat meminjam uang sebesar Rp30 juta untuk menutup atau memblokir rekening desa atas nama pemerintah pekon. Selain itu, beberapa proyek seperti pengadaan pasir dan galian talut dengan alat berat dilaporkan belum dibayar.
Pihak Kecamatan Pagelaran Utara telah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke Pekon Giri Tunggal bersama tim pendamping. Namun, Kepala Pekon tidak ditemukan di kantor saat kunjungan tersebut. “Informasi dari staf, beliau sedang berada di Jawa,” ujar salah satu perwakilan kecamatan.
“Hasil monev sudah kami serahkan ke Inspektorat sebagai bahan laporan resmi,” tambahnya.
Dijadwalkan, tim Kecamatan Pagelaran Utara akan turun ke lapangan pada Jumat, 11 Juli 2025, untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
Warga kini menantikan tindakan tegas dari aparat penegak hukum. Mereka berharap audit menyeluruh segera dilakukan agar pengelolaan dana desa dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Pekon Rokyat belum memberikan keterangan resmi kepada media.
(Tim)