Hari Jadi ke-68 Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Pj Sekda: Bukan Sekadar Urus Pipa Tapi Misi Kemanusiaan

Polres Lebak Laksanakan Tadarus Al-Qur’an “One Day One Juz”
TM Lebak – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H dengan kegiatan positif dan penuh keberkahan, Polres Lebak Polda Banten melaksanakan kegiatan Tadarus Al-Qur’an “One Day One Juz” yang bertempat di Masjid Al Fitrah Polres Lebak, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polri di seluruh Indonesia dan terhubung melalui zoom meeting sebagai bentuk kebersamaan dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT di bulan suci Ramadhan.
Kapolres Lebak AKBP Herfo Zaki, S.I.K., M.H. melalui Kabag SDM Polres Lebak AKP R. Ampri, S.H., M.H. mengatakan bahwa kegiatan Tadarus Al-Qur’an “One Day One Juz” ini merupakan program pembinaan rohani dan mental bagi personel Polri selama bulan Ramadhan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan anggota Polri, khususnya personel Polres Lebak, serta memperkuat karakter dan integritas dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” ujar AKP R. Ampri.
Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menanamkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Kami berharap momentum Ramadhan ini dapat menjadi sarana introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah dan meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat,” tutupnya.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat , penuh kekhusyukan dan dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan.
Plt Kadis PUPR Lebak Diduga Jadi Sasaran Pemerasan Oknum Wartawan
TM Lebak – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, H. Dade Yan Apriandi, diduga menjadi sasaran upaya pemerasan oleh oknum wartawan salah satu media online. Kamis, (26/02/2026).
Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya rekaman percakapan sambungan telepon yang diduga melibatkan seorang oknum wartawan berinisial BDRI. Dalam rekaman itu, BDRI disebut-sebut meminta agar pesan tertentu disampaikan kepada Plt Kadis PUPR Lebak.
Berdasarkan rekaman percakapan yang beredar, terdapat dua kali komunikasi terpisah. Dalam percakapan pertama, oknum tersebut diduga menyampaikan permintaan uang sebesar Rp10 juta.
Selanjutnya, dalam percakapan kedua yang juga terekam, oknum yang sama kembali diduga menyampaikan permintaan dengan nominal berbeda, yakni sebesar Rp50 juta. Permintaan tersebut disampaikan dengan nada yang mengisyaratkan adanya konsekuensi tertentu apabila keinginan tersebut tidak dipenuhi.
Berdasarkan isi percakapan yang beredar, terdengar lawan bicara oknum tersebut menanyakan apa yang menjadi keinginannya terhadap H. Dade Yan Apriandi selaku Plt Kadis PUPR.
Menanggapi pertanyaan tersebut, oknum yang diduga BDRI terdengar mengatakan,
“Sampaikan saja 50 juta, adapun ngasihnya berapa ya gimana nanti saja,” demikian kutipan yang terdengar dalam rekaman itu.
Pernyataan tersebut kemudian memicu spekulasi di tengah masyarakat. Sejumlah pihak menilai, apabila benar adanya, tindakan tersebut berpotensi mencederai marwah profesi jurnalistik yang seharusnya menjunjung tinggi integritas, independensi, dan etika.
Sementara itu. Ketua Ikatan Wartawan Lebak (IKWAL), yang sering disapa Adok, mengecam keras dugaan tindakan tersebut. Ia menegaskan, jika rekaman itu terbukti benar dan memenuhi unsur pidana, maka perbuatan tersebut tidak dapat dibenarkan serta tidak mencerminkan sikap profesional seorang wartawan.
“Apabila benar ada oknum yang melakukan tindakan meminta sejumlah uang dengan dalih tertentu, itu jelas mencoreng nama baik profesi wartawan. Kami tidak akan mentolerir tindakan yang bertentangan dengan kode etik jurnalistik dan peraturan perundang-undangan,” ujar Adok saat dimintai tanggapan.
Ia juga menegaskan bahwa IKWAL mendukung langkah penegakan hukum apabila terdapat bukti yang cukup. Namun demikian, ia mengingatkan agar semua pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap.
“Jangan sampai karena ulah oknum, seluruh wartawan ikut terdampak stigma negatif. Kami mendorong agar persoalan ini diproses secara transparan dan profesional,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang disebut dalam rekaman tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak terkait masih terus dilakukan guna memperoleh klarifikasi dan memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Kasus ini diharapkan dapat ditangani secara transparan dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, agar tidak menimbulkan kegaduhan serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan maupun insan pers.
Satlantas Polres Kuningan Bagikan Takjil Di Jalan Siliwangi

TM,Kabupaten Kuningan- Suasana menjelang berbuka puasa di kawasan Jalan Siliwangi Kuningan, mendadak ramai pada Selasa sore (24/2/2026). Puluhan personel Satlantas Polres Kuningan turun ke jalan bukan untuk menggelar razia, melainkan untuk membagikan ratusan paket takjil gratis kepada para pengguna jalan.
Aksi sosial yang dimulai sekira pukul 17.00 WIB ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Terpantau, ratusan paket takjil yang disiapkan ludes terjual—atau tepatnya habis dibagikan—hanya dalam hitungan menit. Pengendara motor, sopir angkutan umum, hingga pejalan kaki tampak antusias menerima bingkisan untuk membatalkan puasa tersebut.
Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program “Polantas Berbagi” di bulan suci Ramadan. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi serta membantu para pengendara yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.
“Hari ini kami membagikan ratusan paket takjil sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan di Jalan Siliwangi. Luar biasa sekali antusiasmenya, ratusan paket habis dalam hitungan menit saja,” ujar AKP Aktuin Moniharapon di lokasi kegiatan.
Meski fokus pada kegiatan sosial, personel Satlantas tetap menyelipkan pesan-pesan edukasi terkait keselamatan berlalu lintas (Safety Riding). Petugas dengan ramah mengingatkan pengendara untuk tetap tertib, menggunakan helm, dan tidak terburu-buru saat mengejar waktu berbuka di rumah.
“Sambil membagikan takjil, kami juga terus mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan di jalan raya. Jangan sampai karena ingin cepat sampai rumah untuk berbuka, mengabaikan aturan lalu lintas yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” imbuh Kasat.
Salah seorang pengendara ojek online yang melintas, mengaku sangat terbantu dengan adanya pembagian takjil ini.
“Sangat terbantu, apalagi kalau masih ada orderan pas jam buka. Terima kasih buat Satlantas Polres Kuningan, semoga jadi berkah buat semua,” tuturnya.
Kegiatan rutin tahunan ini diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat, sekaligus menciptakan situasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang kondusif selama bulan Ramadan di wilayah hukum Polres Kuningan(Mahmud).
Disbudpar Kota Cirebon Adakan Rencana Kerja Tahun 2027 Bersama Forum Perangkat Daerah
TM Kota Cirebon- – Forum Perangkat Daerah Adakan Penyusunan Rencana Kerja Dinas Pendidikan Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpar) Kota Cirebon Tahun 2027 yang digelar di Bangsal Panca Wanda Kantor Disbudpar Kota Cirebon, Jl. Brigjend Dharsono By Pass Kota Cirebon, pada Rabu (25/2/2026).
Kepala Dinas Disbudpar Kota Cirebon Agus Sukmanjaya, menyatakan bahwa forum ini membahas sejumlah perencanaan strategis untuk tahun 2027.
Fokus utama adalah pengembangan kawasan strategis pariwisata di tiga titik prioritas.Papar Agus.
“Titik pertama adalah pengembangan konsep kawasan Cipto menjadi kawasan modern. Kedua, pengembangan kawasan religi di Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon. Ketiga, pengembangan kawasan wisata beserta kegiatan strategis lainnya seperti event-event dan destinasi wisata pendukung,”kata Agus Sukmanjaya.
Menurutnya, sektor pariwisata berpotensi menyumbang hingga 20% dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cirebon. Kontribusi ini bahkan lebih tinggi dari sisi pajak daerah, mencapai lebih dari 40%, terutama dari pajak hotel, restoran, dan hiburan.
Untuk tahun ini, target kunjungan wisatawan ditetapkan sebesar 4,8 juta orang. Namun, realisasinya sudah melampaui target dengan mencapai 5 juta kunjungan. “Tahun ini target masih sama dengan tahun lalu, tapi kami sudah capai 5 juta. Harapannya, ketika Cirebon resmi menjadi kota tujuan pariwisata, kunjungan wisatawan domestik maupun internasional akan semakin meningkat,” tambah Agus.
Peningkatan kunjungan wisata diharapkan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pengusaha lokal. “Ini akan menggerakkan perekonomian secara keseluruhan,” pungkasnya.
Forum ini diikuti oleh berbagai perangkat daerah untuk menyusun rencana kerja yang terintegrasi guna mendukung visi Cirebon sebagai destinasi pariwisata unggulan.Tutupnya.( Mahmud).
Komitmen Tegas Berantas Narkoba Polresta Cirebon Laksanakan Tes Urine 200 Personel Polresta Cirebon Laksanakan Tes Urine Hasilnya Seluruh Anggota Polresta Cirebon Negatif Mengandung zat Narkoba
TM,Kabupaten Cirebon – Komitmen menjaga integritas dan profesionalitas kembali ditegaskan Polresta Cirebon melalui pemeriksaan tes urine narkoba terhadap seluruh personel dan ASN usai Apel Jam Pimpinan, Senin (23/2/2026), di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., serta diikuti para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, personel, dan ASN.
Sebanyak 200 anggota Polri dan ASN menjalani tes urine dengan enam parameter pemeriksaan, yakni amphetamine, methamphetamine, THC, cocaine, benzodiazepine, dan morphine. Pemeriksaan dilakukan oleh Sie Dokkes dan Sie Propam secara terbuka dan transparan.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh personel dinyatakan negatif atau tidak mengandung zat narkoba.
Kapolresta Cirebon menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen tegas dalam menjaga marwah institusi dan memastikan tidak ada anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba.
“Tes urine ini adalah komitmen kami untuk memastikan seluruh personel Polresta Cirebon bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi bagi anggota yang bermain-main dengan narkoba,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan internal akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.
“Kita harus menjadi contoh di tengah masyarakat. Penegakan hukum harus dimulai dari internal. Jika ingin memberantas narkoba di luar, maka kita harus bersih terlebih dahulu,” ujar Kapolresta.
Dengan hasil negatif secara keseluruhan, Polresta Cirebon memastikan kesiapan dan integritas personelnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.(Mahmud).
BERITA OPINI : Indonesia Akan Keluar Dari ‘Kutukan’ Pertumbuhan 5% On The Way 6%
TM Oleh : Syafrudin Budiman, SIP
Jakarta – Selama ini dari 12 Tahun, pertumbuhan ekonomi Republik Indonesia (RI) berkutat atau stagnan di kisaran 5 persen. Dimulai dari 2014 jaman awal pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla, kemudian periode kedua Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin dan 1 tahun pemerintahan Presiden Praboowo Subianto – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka 2025-2026.
Diberitakan kompas.id, 15 Februari 2025 pertumbuhan ekonomi Indonesia secara konsisten berada di kisaran 5 persen (sering disebut 5 percent growth trap) terutama sejak tahun 2014. Tren ini berlanjut selama satu dekade terakhir, termasuk pasca-pandemi, dengan capaian 5,31 persen pada 2022, 5,05 persen pada 2023, dan berlanjut ekonomi Indonesia tumbuh 5,03% pada 2024, dan tumbuh 5,11% pada 2025.
Sementara Ekonomi Indonesia tahun 2026 diprediksi pertumbuhan berada di kisaran 4,9%–5,7% yoy. Pertumbuhan ini ditopang oleh kuatnya permintaan domestik, konsumsi rumah tangga, investasi, serta sinergi kebijakan fiskal dan moneter. Sektor hilirisasi SDA dan belanja pemerintah menjadi pendorong utama, dengan potensi pertumbuhan kuartal I-2026 mencapai 5,5%–6%. (Rilis Kemenkue, 27 Januari 2026).
Disampaikan, Kemenkeu pada triwulan IV 2025, Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur berada di zona ekspansi berdasarkan survei S&P Global, penjualan ritel tumbuh positif, dan neraca perdagangan mencatat surplus.
Pertumbuhan uang primer (M0) di Desember 2025 tercatat tinggi sebesar 11,4% yoy dipengaruhi oleh koordinasi pelonggaran kebijakan fiskal dan moneter sejalan dengan stimulus fiskal Pemerintah di akhir tahun dan ekspansi likuiditas bank sentral. Penempatan kas negara di perbankan turut meningkatkan pertumbuhan M0 dan menurunkan biaya dana perbankan.
Sementara itu, pertumbuhan uang beredar dalam arti luas (M2) pada Desember 2025 tercatat sebesar 9,6% yoy, antara lain dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi keseluruhan tahun 2025 diprakirakan berada di sekitar 5,2%.
Purbaya Optimis Ekonomi Kuartal I/2026 Tumbuh 6%
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara optimistis memprediksi ekonomi Indonesia tumbuh 6% kuartal I/2026, didukung belanja APBN Rp809 triliun, melampaui prediksi sebelumnya 5,6%. Ia juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2026 yakni mencapai 6%.
Pada acara Indonesia Economic Outlook 2026, Purbaya memperkirakan momentum pertumbuhan ekonomi Tanah Air pada 2025 akan berlanjut sampai dengan tahun ini. Pada tahun lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,11% dan khusus pada kuartal IV/2025 sebesar 5,39%.
“Momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat tahun 2025 akan terus berlanjut hingga tahun 2026. Prediksi kami di triwulan pertama, di triwulan pertama ekonomi kita bisa tumbuh antara 5,5% sampai dengan 6%,” terangnya di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Prediksi ini lebih tinggi dari yang sebelumnya sudah disampaikan oleh Purbaya maupun jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Sebelumnya, dengan bantuan stimulus ekonomi Idulfitri 2026, otoritas fiskal memprediksi pertumbuhan ekonomi tiga bulan pertama tahun ini mencapai 5,6%.
Menurut Purbaya, apabila target pertumbuhan ekonomi kuartal I/2026 sebesar 6% tercapai, maka Indonesia bisa keluar dari ‘kutukan’ pertumbuhan 5%. Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu mengatakan, dorongan pencapaian target pertumbuhan ekonomi awal 2026 itu turut berasal dari belanja APBN yang ditargetkan Rp809 triliun.
“Belanja negara di Q1 2026 ini akan mencapai Rp809 triliun. Kami juga melakukan dorongan investasi, dorongan konsumsi, percepatan MBG Rp62 triliun, ada belanja lain-lain serta paket stimulus Rp13 triliun. Jadi kami keluarkan semua belanja di triwulan pertama untuk memastikan bahwa momentum pertumbuhan ekonomi masih akan berkelanjutan,” terangnya.
Adapun sepanjang tahun Purbaya memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan mencapai kisaran 5,4% sebagaimana ditargetkan APBN, hingga 6%. Prediksi pertumbuhan ekonomi ini melebihi yang diperkirakan Kemenko Perekonomian.
Menko Airlangga Hartarto Prediksi Tumbuh 5,4% sampai 5,6%
Pada acara yang sama, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memprediksi ekonomi Indonesia bisa tumbuh dalam rentang target 5,4% sampai dengan 5,6% pada 2026.
“Pertumbuhan ekonomi ditargetkan di tahun 2026 5,4% dengan potensi hingga 5,6%,” terang Airlangga kepada Presiden Prabowo Subianto di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026), sebagaiman dilansir dari bisnis.com, Jumat (15/2/2026).
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Optimis 6%
Ekonomi Indonesia tahun 2026 diprediksi menguat dengan pertumbuhan di kisaran 4,9%–5,7% yoy. Pertumbuhan ini ditopang oleh kuatnya permintaan domestik, konsumsi rumah tangga, investasi, serta sinergi kebijakan fiskal dan moneter. Sektor hilirisasi SDA dan belanja pemerintah menjadi pendorong utama, dengan potensi pertumbuhan kuartal I-2026 mencapai 5,5%–6%. (Kementerian Keuangan RI, Januari 2026).
Poin-Poin Utama Prediksi Ekonomi Indonesia 2026:
Proyeksi Pertumbuhan: Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan di angka 4,9%–5,7%, sementara lembaga lain seperti Permata Bank memprediksi 5,1%–5,2%, dan APINDO memperkirakan 5%–5,4%.
Motor Penggerak Utama: Konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap menjadi penyumbang terbesar (sekitar 53% PDB) karena daya beli yang stabil dan inflasi yang terkendali.
Investasi dan Hilirisasi: Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi akan meningkat, didukung oleh hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA) dan proyek strategis.
Dukungan Pemerintah: Belanja APBN yang dipercepat dan stimulus seperti Tunjangan Hari Raya (THR) diprediksi mendorong konsumsi pada kuartal I-2026.
Tantangan Eksternal: Meskipun optimis, ekonomi tetap dihadapkan pada risiko global, perlunya reformasi struktural, dan kesinambungan investasi. (CNBC Indonesia, 31 Desember 2025).
Secara keseluruhan, prospek ekonomi 2026 dinilai cerah dan menunjukkan tren positif pasca-2025.
Apa Kata Pengamat Ekonomi
Memasuki tahun baru 2026, delapan ekonom tanah air memperkirakan kondisi perekonomian Indonesia akan mengalami perbaikan, dengan laju pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dari 2025.
Mereka menganggap konsumsi rumah tangga yang menjadi pendorong utama pertumbuhan, dengan porsi sekitar 53% terhadap produk domestik bruto (PDB) akan mengalami perbaikan. Ditopang oleh kebijakan pemerintah yang tengah fokus memperbaiki daya beli masyarakat melalui berbagai kebijakan insentif, baik dari sisi fiskal maupun moneter.
Di sisi lain, komponen kedua terbesar, yakni pembentukan modal tetap bruto (PMTB) juga akan mengalami penguatan, didukung sinyal makin gencarnya investasi yang porsinya 29,15% terhadap PDB. Lalu, kinerja ekspor yang memiliki porsi 22,18% PDB juga masih berpotensi terjaga dengan prospek iklim perdagangan dunia yang makin kondusif.
Percepatan Pertumbuhan
Delapan ekonom yang berasal dari institusi lembaga jasa keuangan hingga think tank kompak memperkirakan ekonomi Indonesia mampu mengalami percepatan pertumbuhan pada 2026, bila dibandingkan 2025.
Namun, mereka menganggap, laju pertumbuhannya tak akan secepat target pemerintah dalam UU APBN 2026 sebesar 5,4%. Bahkan, di antaranya mematok proyeksi pertumbuhan di kisaran bawah target pertumbuhan ekonomi pemerintah untuk 2025 yang sebesar 5,2%.
Tim ekonom BCA misalnya, di bawah kepemimpinan Kepala Ekonom BCA David Sumual memperkirakan, laju pertumbuhan PDB riil pada 2026 hanya akan tumbuh di kisaran 5,1%, sedikit lebih tinggi dari prospek pertumbuhan keseluruhan tahun ini sebesar 5%.
Daya dorongnya terletak pada stimulus fiskal dan moneter yang gencar didorong pemerintah dan Bank Indonesia pada tahun itu, sehingga akan mendongkrak investasi dan konsumsi masyarakat. Namun, ada faktor penghambat pertumbuhan yang masih tak kunjung membaik dan menjadi masalah struktur, yakni lambatnya pertumbuhan pendapatan masyarakat.
“Prospek makroekonomi Indonesia diperkirakan akan mengalami perbaikan moderat pada 2026, didukung oleh kebijakan fiskal ekspansif untuk meningkatkan konsumsi dan suku bunga pinjaman yang lebih rendah untuk merangsang investasi, meskipun masalah struktural di sektor rumah tangga akan terus membatasi momentum tersebut,” dikutip dari BCA 2026 Indonesia Economic Outlook, Selasa (30/12/2025).
Prospek pertumbuhan 5,1% juga dikeluarkan oleh Ekonom CGS International Sekuritas Indonesia Wisnu Trihatmojo. Terutama karena tekanan PHK telah mereda hingga mampu mendorong daya beli masyarakat meski tingkat pendapatan masih rendah. Selain itu, laju investasi juga akan mampu terdorong oleh BPI Danantara.
Sementara itu Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2026 akan mampu ke atas level kisaran 5,1%-5,2% setelah laju pertumbuhan pada 2025 akan berada di kisaran 5%-5,1%.
Sedikit lebih cepatnya proyeksi laju pertumbuhan itu, kata Josua, disebabkan makin besarnya ruang penurunan suku bunga acuan BI yang berpotensi mendorong lebih cepat konsumsi dan investasi, terutama karena terus terjaganya tekanan inflasi di kisaran bawah 3% sepanjang tahun ini.
“Konsumsi membaik seiring dukungan kebijakan pemerintah dan biaya pinjaman yang lebih ringan, sementara investasi didorong proyek bangunan serta ekspansi dunia usaha yang mulai pulih ketika suku bunga menurun,” tegas Josua.
Sama halnya dengan Ekonom Maybank Myrdal Gunarto yang turut memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi pada 2026 memang bisa mencapai ke titik 5,21% akibat faktor kondusifnya situasi ekonomi domestik. Ekonom UOB Kay Hian Surya Wijaksana bahkan lebih percaya diri lagi, laju pertumbuhan bisa menembus ke level 5,3% pada 2026 karena adanya indikator perbaikan daya beli kelas menengah dan kelas atas.
Proyeksi 5,3% juga disampaikan oleh Chief Economist Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian dari prospek pertumbuhan pada 2026 yang ia sebut hanya akan di kisaran 5,06%. Terutama karena arah kebijakan pemerintah dan bank sentral yang sangat tegas pro pertumbuhan.
Sementara itu, dari lembaga think tank, seperti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memperkirakan, laju pertumbuhan pada 2026 hanya akan berada pada kisaran 4,9%-5,1%. Strategic Research Manager CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menitikberatkan pada tekanan upah riil masyarakat yang berpotensi menahan laju pertumbuhan.
“Konsumsi diperkirakan belum pulih secara signifikan, tercermin dari tekanan pada upah riil di sejumlah sektor utama dan lambatnya transmisi stimulus ke daya beli masyarakat,” ucap Rendy.
Sedangkan Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P Sasmita memperkirakan, pertumbuhan ekonomi tanah air pada tahun depan hanya akan berada pada kisaran 5%-5,4%.
“Konsumsi rumah tangga, saya meyakini akan tetap tumbuh, tetapi agak melambat secara struktural, seiring tekanan biaya hidup dan perubahan pola belanja kelas menengah,” katanya dilansir dari CNBC Indonesia “8 Ekonom Bicara Prospek Ekonomi RI pada 2026, Simak!”
Keluar Dari Kutukan Pertumbuhan 5%
Proyeksi penulis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melesat sampai 6% ke atas sebagaimana cita-cita harapan Presiden Prabowo Subianto sebesar 6-8%. Hal ini sangatlah rasional mengingat diprediksi kwartal I akan tumbuh sekitar 6 persen, dimana Januari-Maret terjadi kosumsi masyarakat yang tinggi di liburan bulan Januari dan perputaran keuangan bulan puasa Februari-Maret 2026.
Jika kita melihat arah kiblat ekonomi politik Presiden Prabowo Subianto baik dari sisi Visi-Misi, teori ekonomi politik dan landasan ekonomi politik nasional. Prabowo Subianto lebih mengarah kepada kiblat kemandirian politik nasional dengan isu-isu ekonomi kerakyatan dan negara kesejahteraan.
Prabowo Subianto selalu membahas berbagai isu penting dan strategis di tingkat global, yang berdampak pada kehidupan bangsa Indonesia, mulai dari isu ketahanan pangan, krisis energi, ancaman krisis keuangan di berbagai negara lain, serta sejumlah tantangan yang sedang dihadapi masyarakat dunia.
Prabowo Subianto juga membahas tentang strategi dan sinergi antar kementerian untuk menghadapi situasi dunia yang tidak menentu dan penuh dengan ketidakpastian, seperti tantangan krisis pangan, energi dan keuangan, sebagai dampak dari konflik Rusia-Ukraina, konflik Israek-Palestina, perang dagan AS-Cina, serta recovery paska pandemi Covid-19.
Salah satu contohnya yakni tentang teknis terkait isu ketahanan pangan dan sumber daya energi (SDE), melalui peningkatan produktivitas dan hilirisasi di dalam negeri, serta mengurangi ketergantungan impor pangan.
Karena itu penulis optimis perekonomian Indonesia akan terus tumbuh melesat on the way (otw) 6% dan menuju 8%. Karena itu penulis yakin di bawah pmerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, kutukan 5% persen nilai pertumbuhan ekonomi selama 12 tahun sejak 2014 bisa terpecahkan. (*)
Penulis : Syafrudin Budiman, SIP., Ketua Umum DPP Perhimpuan UKM Indonesia.
Jakarta, 24 Februari 2025.
Wali Kota Cirebon Tinjau Jembatan Lebakngok Pastikan Perbaikan Dimulai Pekan Ini

TM,Kota Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk memprioritaskan keamanan mobilitas warga dengan segera melakukan perbaikan pada infrastruktur yang terdampak cuaca ekstrem. Salah satu titik fokus utama saat ini adalah penanganan jembatan dan akses jalan di wilayah Lebakngok, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti yang mengalami kerusakan. Langkah ini diambil guna memastikan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tidak terhambat terlalu lama.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo bersama jajaran Forkopimda dan perangkat daerah terkait bergerak melakukan pemetaan lapangan guna menyusun strategi penanganan darurat yang efektif. Langkah kolaboratif ini dianggap krusial mengingat kondisi kerusakan yang memerlukan penanganan teknis khusus agar hasil perbaikan nantinya bersifat jangka panjang.
Dalam peninjauan langsung di lokasi bersama pihak BBWS Cimanuk Cisanggarung, Wali Kota menyampaikan bahwa proses pengerjaan fisik akan segera dimulai dalam waktu dekat. Ia menekankan bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci agar normalisasi jalur tersebut bisa dilakukan secepat mungkin, mengingat jembatan tersebut merupakan urat nadi bagi warga sekitar.
“Kegiatan hari ini saya bersama Kapolres dan Kepala BBWS meninjau jembatan di Lebakngok yang memang sudah terkikis air. Insya Allah nanti Pemerintah Kota dengan dukungan Kapolres dan BBWS mulai bekerja hari Jumat besok. Target kami dalam beberapa minggu ke depan, jalan ini sudah bisa normal kembali,” ujar Wali Kota di sela-sela peninjauan, Selasa (24/2/2026).
Meski perbaikan segera dimulai, Wali Kota mengakui adanya hambatan bagi kendaraan roda empat untuk sementara waktu. Hal ini disebabkan oleh kondisi tanah dan struktur jalan yang belum stabil sepenuhnya. Namun, ia memastikan bahwa rekayasa teknis sedang disiapkan agar akses bagi kendaraan besar, termasuk truk pengangkut kebutuhan warga, bisa kembali melintas setelah penguatan struktur dilakukan.
“Untuk saat ini kendaraan roda dua masih bisa lewat, tapi roda empat sementara belum bisa. Kami sudah bicara dengan Kepala BBWS untuk menguatkan jalan yang rusak. Nanti akan dibuatkan pemecah arus sekitar 50 meter dari jembatan untuk mengurangi tekanan air ke dinding jalan. Kami memohon masyarakat bersabar, insya Allah jika sudah normal, kendaraan roda empat bisa masuk lagi,” tambahnya.
Pemerintah Kota Cirebon berharap melalui pengerjaan yang dimulai pekan ini, kekhawatiran masyarakat akan putusnya akses jalan dapat segera teratasi. Koordinasi intensif akan terus dilakukan hingga pengerjaan selesai sepenuhnya pada bulan Maret atau April mendatang, sehingga seluruh moda transportasi dapat kembali melintasi wilayah Lebakngok dengan aman dan nyaman.
Di sisi teknis, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, menjelaskan bahwa langkah pertama yang akan diambil adalah normalisasi alur sungai. Menurutnya, kondisi arus yang pecah-pecah saat ini menjadi penyebab utama hantaman air langsung ke tebing sungai dan kaki jembatan. Meluruskan alur sungai sebelum menyentuh perbaikan struktur atas.
“Kami luruskan dulu alurnya dan buat tanggul darurat. Tujuannya agar jika terjadi banjir lagi, air sudah terarah dan tidak lagi menghantam tebing sungai sebelah kanan. Kami akan turunkan alat berat hari Jumat nanti, kemungkinan lewat jalur sungai karena medan di sini cukup sulit,” jelas Dwi.
Dwi juga menyoroti kondisi geologi di wilayah tersebut yang didominasi oleh tanah batulempung. Karakteristik tanah jenis ini memang dikenal gampang tererosi oleh arus air, sehingga memerlukan perlindungan ekstra pada pilar-pilar jembatan. Ia merencanakan penggunaan teknik riprap atau penataan batu alam untuk membentengi kaki jembatan agar lebih efisien namun tetap kokoh.
“Normalisasi sungai ini kita targetkan selesai dalam dua bulan ke depan agar arus stabil. Setelah itu, baru kita perkuat pilar-pilar jembatannya. Jembatan ini sebenarnya masih cukup kuat, namun kita lakukan pencegahan dengan menata batu yang ada untuk melindungi kaki pilarnya. Ini langkah paling efisien untuk melindungi infrastruktur yang ada,” jelasnya. ( Mahmud).
Safari Ramadhan 1447 H Datangi Kabupaten Pringsewu, Dorong Sinergi Pembangunan
TM Pringsewu, 24 Februari 2026 – Kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung telah tiba di Kabupaten Pringsewu, dengan lokasi pusat di Masjid KH. Sobari, Kecamatan Pringsewu Selatan, Selasa (24/2/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam rangka memperkuat pembangunan serta memperingati bulan suci Ramadhan.
Acara dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat penting, antara lain Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela beserta jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Hj. Umi Laila, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Pringsewu. Turut menghadiri perwakilan dari Kepolisian Resor Pringsewu, Komando Distrik Militer 0424 Tanggamus–Pringsewu, Kejaksaan Negeri Pringsewu, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pringsewu, serta para pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan rombongan jamaah yang cukup banyak.
Dalam sambutannya, Bupati Riyanto Pamungkas menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan tim Safari Ramadhan provinsi. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sebatas silaturahmi dan ibadah, tetapi juga berperan sebagai ruang koordinasi untuk menyelaraskan langkah pembangunan antara tingkat provinsi dan kabupaten. Komitmen pemerintah daerah untuk menyelaraskan arah pembangunan dengan visi provinsi ditegaskan secara tegas dalam kesempatan tersebut.
Bupati juga mengajukan harapan akan dukungan program dan bantuan dari APBD Provinsi Lampung, guna menjawab kebutuhan masyarakat yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam anggaran daerah kabupaten. Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadhan, mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban daerah agar tetap kondusif. Ia berharap dukungan dan doa agar pembangunan Kabupaten Pringsewu yang MAKMUR (Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul, dan Religius) dapat terealisasi.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela memberikan apresiasi atas capaian pembangunan Pringsewu selama satu tahun terakhir. Ia menilai pemerintah kabupaten telah menunjukkan komitmen kuat dalam berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga penguatan bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, sinergi yang solid antara kepala daerah, Forkopimda, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mempercepat laju pembangunan daerah.
Pemerintah Provinsi Lampung juga berkomitmen untuk terus mendukung program strategis Kabupaten Pringsewu, agar sejalan dengan arah pembangunan provinsi menuju Lampung yang lebih maju dan berdaya saing. Selain sesi sambutan dan diskusi, kegiatan Safari Ramadhan ini juga diisi dengan sesi tausiyah keagamaan, doa bersama, serta penyerahan bantuan kepada masyarakat dan pengurus masjid. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah provinsi terhadap kegiatan keagamaan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kebersamaan dan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Pringsewu sebagai Bumi Jejama Secancanan. Selain itu, langkah kolaboratif ini juga diharapkan dapat mendukung upaya mewujudkan Lampung Maju yang menjadi bagian dari gerakan Indonesia Emas 2045. (Diki)
Momen Haru Kapolres Kuningan Di SDN 3 Sukadana : Sekolah Kecil Semangat Besar












