Home Blog

Hadiri Lentera Ramadan Wali Kota Cirebon Dorong Kolaborasi Kepedulian Sosial

0
Walikotacirebon EfendiEdoSaat hadiri lenteraramadhan berbagibahagia bersama 200 anak yatim dan dhuafa Sabtu(28/2/2026) Di Swiss Bel hotel cirebon.

 

TM, Kota Cirebon – Wali Kota Cirebon Effendi Edo, didampingi Ketua TP PKK Kota Cirebon, Noviyanti Edo, menghadiri kegiatan “Lentera Ramadan: Berbagi Bahagia Bersama 200 Anak Yatim dan Dhuafa” di Swiss-Belhotel Cirebon, Sabtu (28/2/2026). Kehadiran jajaran pemerintah kota ini menegaskan komitmen daerah dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Wali Kota menyampaikan bahwa momen ini merupakan refleksi mendalam mengenai hakikat kebahagiaan. “Hari ini, melalui acara Lentera Ramadan, saya diingatkan kembali tentang arti kebahagiaan dalam konteks yang lain. Kebahagiaan dapat hadir pada ketenangan saat kita bisa bersimpuh, bersilaturahmi, dan berbagi tawa dengan anak-anak yang hari ini hadir,” ungkapnya.
Ia juga memberikan pesan penyemangat bagi para anak yatim yang hadir agar tetap optimis menatap masa depan. Wali Kota mengatakan bahwa pemerintah dan masyarakat adalah keluarga besar yang akan selalu mendukung.
“Jangan pernah berkecil hati. Ingatlah bahwa Allah SWT adalah sebaik-baiknya pelindung, dan kami semua di sini adalah keluarga kalian. Kalian adalah pemilik masa depan kota ini. Teruslah mengaji di Rumah Qur’an, teruslah bermimpi, karena doa adalah kunci yang mengetuk pintu langit,” pesan Wali Kota.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Cirebon memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara. Bagi Pemkot Cirebon, agenda semacam ini bukan sekadar seremoni buka puasa bersama, melainkan wujud nyata kepedulian sosial. Nama “Lentera” yang diusung pun dinilai memiliki filosofi kuat, yakni meskipun bentuknya kecil, namun mampu mengusir kegelapan dan memberikan arah di tengah kesulitan.
“Inilah wajah Kota Cirebon, kota yang religius, kota yang penuh kasih, dan kota yang tidak membiarkan satu pun warganya merasa sendirian dalam kesulitan. Semoga semangat kepedulian yang kita rasakan di tempat ini terus terjaga demi kebaikan Kota Cirebon yang kita cintai,” tutup Wali Kota.
Senada dengan hal tersebut, Pendiri Yayasan Lentera Hati, H. Daan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian komunitasnya yang telah aktif sejak tahun 2015. Berbasis di Cirebon, yayasan ini konsisten bergerak di bidang kemanusiaan, termasuk menyediakan layanan ambulans gratis bagi masyarakat luas yang membutuhkan bantuan darurat medis.
Selain bantuan insidental, H. Daan memaparkan bahwa yayasannya memiliki program berkelanjutan seperti “Jumat Berkah” yang telah berjalan hampir 10 tahun. Program ini rutin membagikan makanan setiap pekan. Pada momen Ramadan kali ini, pihaknya sengaja mengundang 200 anak yatim untuk diberikan santunan berupa paket sembako, uang tunai, serta kebutuhan pokok lainnya.
Namun, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat materi. Yayasan Lentera Hati juga fokus pada pembentukan karakter dan spiritual anak-anak asuhnya. Setiap bulan, mereka menyelenggarakan pelatihan private class materi ESQ (Emotional Spiritual Quotient) serta program Tahfidz Al-Qur’an
“Kami berupaya dan memastikan anak-anak memiliki kecerdasan emosional dan landasan agama yang kokoh,” tuturnya.(Mahmud).
Pesan Sosialhttps://tabloidmantap.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-27-at-8.56.13-PM.jpeg

NUSENZE Hadirkan Tas Eksklusif dengan Produksi Terbatas dan Material Premium

0
TM Jakarta – Kepribadian seseorang sering kali tercermin dari gaya hidupnya, termasuk pilihan aksesori yang digunakan. Salah satu item yang paling menonjol adalah tas. 
Hal inilah yang menjadi filosofi di balik produk tas premium NUSENZE, yang dirancang untuk memperkuat karakter sekaligus meningkatkan rasa percaya diri pemakainya.
Tas bukan sekadar pelengkap penampilan, tetapi juga bagian dari identitas diri. Produk NUSENZE hadir dengan desain abstrak berwarna-warni yang artistik, menciptakan kesan unik, berani, dan berbeda. Selain tampil menarik, tas ini juga dirancang untuk memberikan kenyamanan dan kesan prestise.
Direktur Operasional NUSENZE, Bimo, menjelaskan bahwa produk yang digunakan seseorang dapat memengaruhi suasana hati dan kepercayaan diri.
“Apapun produk yang dipakai, dapat membawa pengaruh pada suasana hati seseorang. Karena itu, tas NUSENZE dirancang untuk memberikan efek positif bagi pemakainya,” ujar Bimo.
Sebagai brand dengan akar desain dari Italia, NUSENZE membawa sentuhan seni khas Eropa ke pasar Indonesia. Saat ini, produk-produknya dapat ditemukan di sejumlah outlet di Denpasar, Bali, yang menjadi salah satu pusat pemasaran utama.
Keunggulan lain dari NUSENZE terletak pada penggunaan bahan premium jenis scuba, yang dikenal kuat, lentur, dan tahan lama. Material ini menjadi salah satu faktor yang membuat harga tas NUSENZE dimulai dari kisaran Rp1,5 juta.
Meski demikian, kualitas dan desain eksklusifnya membuat produk ini diminati, termasuk oleh kalangan artis dan sosialita Indonesia, mulai dari pouch hingga tas berukuran besar.
Bimo juga menyoroti adanya perbedaan perspektif antara pasar Barat dan Indonesia. Di negara Barat, tas lebih banyak dipilih berdasarkan fungsi, sementara di Indonesia, tas juga menjadi bagian penting dari gaya hidup dan ekspresi diri. Meski begitu, kenyamanan dan keunikan desain tetap menjadi daya tarik utama yang dirasakan semua pengguna NUSENZE.
Selain tersedia di Bali, produk NUSENZE juga dapat dibeli secara online melalui platform e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia, dengan jaminan keaslian produk. 
Tidak hanya fokus di Indonesia, NUSENZE Indonesia juga mulai memperluas pasar ke sejumlah negara Asia, seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Thailand.
“Sesuai makna nama NUSENZE yang telah kami daftarkan hak ciptanya, brand ini mencerminkan pembaruan yang terus berkembang,” jelas Bimo.
Untuk menjaga eksklusivitas, NUSENZE membatasi produksi setiap koleksinya.
Dalam satu periode tiga hingga empat bulan, hanya sekitar 100 unit untuk setiap jenis tas yang diproduksi. Strategi ini menjadikan setiap produk NUSENZE terasa lebih eksklusif dan bernilai bagi para penggunanya. (*)
Pesan Sosialhttps://tabloidmantap.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-27-at-8.56.13-PM.jpeg

Jalin Silaturahmi Dan KolaborasiLPK Grand Wisata Gandeng Disnaker Dan HILLSI Kabupaten Cirebon Gelar Buka Puasa Bersama

0
Lpk grand wisata Saat gandeng Disnaker dan HILLSIkabupaten cirebon gelar Bukapuasa bersama Sabtu (28/2/2026) Di Aula LPK Grand Wisata jalan tegal wangi kecamatan plered kabupaten cirebon.

 

TM, Kabupaten Cirebon– LPK Grand Wisata menggandeng Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan HILLSI Kabupaten Cirebon beserta Muspika Kecamatan Plered di Aula LPK Grand Wisata Jl. Tegalwangi, Plered, Kabupaten Cirebon, Sabtu (28/02).
Kegiatan Tersebut dihadiri oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon HILLSI Kabupaten Cirebon, LPKS se-Kabupaten Cirebon Jajaran Kecamatan Plered Kapolsek Plered Danramil Plered, Jajaran Pengurus LPK Grand Wisata.
Kegiatan yang bertemakan “Tebar Kebahagiaan dengan Silaturahmi untuk Meraih Berkah Ramadhan” sekaligus sosialisasi dari Disnaker Kabupaten Cirebon tentang perubahan ketentuan nama LPK menjadi lembaga Kursus (LK).
Ali Wardana Direktur LPK Grand Wisata mengatakan kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dari Disnaker dan kawan-kawan HILLSI Kabupaten Cirebon.
“Alhamdulillah kegiatan buka puasa bersama ini terlaksana dengan baik. Disnaker Kabupaten Cirebon juga menyampaikan sosialisasi terkait beberapa regulasi baru tentang perijinan dan legalitas baru lembaga pendidikan
Menjadi Lembaga Kursus (LK),” ujarnya.
Dirinya berharap silaturahmi antara pengurus LPKS se-Kabupaten Cirebon bisa terus terjaga sehingga bisa sama-sama membangun dan meningkatkan SDM Anak Bangsa.
Ditempat yang sama, Kapolsek Plered AKP Asep mengapresiasi kegiatan ini untuk jalin silaturahmi dan kolaborasi di kewilayahan.
“Kami mengapresiasi LPK Grand Wisata yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ujarnya.
Kapolsek berharap kita bisa bersama menjaga kondusifitas wilayah dengan saling bersilaturahmi melalui kegiatan buka puasa bersama. Sehingga bisa saling mengenal lebih dekat Antara satu dan lainnya. (*)
Pesan Sosialhttps://tabloidmantap.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-27-at-8.56.13-PM.jpeg

Sikapi Pasar Tumpah Cikarang Plt Bupati Bekasi Lakukan Dialog Dengan BRIGEZ Dan PP

0
Anggota Pemuda pancasilaberpoto bersama usai dialog dengan plt BupatiBekasi Sabtu(28/2/2026) Di kabupaten bekasi.

 

TM,Bekasi, BPN — Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja lakukan dialog terbuka bersama perwakilan pedagang pasar tumpah Cikarang, terkait dengan adanya informasi dugaan pungutan liar (pungli) yang belum lama ini sempat ramai menjadi bahan perbincangan dan sempat viral di pemberitaan online maupun sosmed. Hal ini sekaligus menyikapi surat permohonan dari 3 Organisasi Masyarakat (Ormas) yaitu Pemuda Pancasila BRIGEZ dan MADAS, yang dimana di dalam surat tersebut dari tiga Ormas ini meminta agar dipasar tumpah Cikarang tidak terjadi pungutan liar dan tidak membebani para pedagang pasar.

 

Pertemuan untuk berdialog ini dilaksanakan di Ruang Plt Bupati Bekasi yang berlokasi di Komplek Pemerintah Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (28/2/2026).

 

Acara dihadiri dari Ormas BRIGEZ, Pemuda Pancasila, Plt Bupati Bekasi, Sekretaris Daerah, Asisten Daerah, Dinas Perdagangan, serta UPTD Pasar Wilayah V Kabupaten Bekasi. Dialog ini membahas secara menyeluruh persoalan retribusi, kebersihan, penerangan, serta jasa angkut (dolak) yang selama ini menjadi polemik di lingkungan pasar.

 

Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, terdapat sejumlah penegasan yang bersifat prinsipil dan menjadi dasar kepastian hukum bagi para pedagang.

 

Plt Bupati Bekasi bersama Dinas Perdagangan menyatakan bahwa, penerangan pedagang bersifat mandiri, sehingga tidak terdapat dasar pembenaran atas pungutan tambahan diluar ketentuan resmi pemerintah daerah. Selanjutnya, Plt Bupati Bekasi menegaskan, kebersihan pasar telah termasuk dalam komponen retribusi resmi sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah.

 

“Dengan demikian, segala bentuk pungutan tambahan di luar retribusi yang sah tidak memiliki legitimasi hukum”, tegasnya.

 

Terkait jasa angkut (dolak), ditegaskan pula mekanismenya wajib didasarkan pada kesepakatan kolektif para pedagang melalui musyawarah, “Bukan melalui penetapan sepihak. Prinsip partisipasi dan persetujuan bersama menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan yang menyangkut kepentingan pedagang”, ucapnya.

 

Sebagai tindak lanjut konkret, Bupati Bekasi akan memanggil Camat dan Kepala Desa setempat pada Senin 2 Maret 2026, guna membahas penerbitan Surat Edaran Resmi yang akan menegaskan kewajiban retribusi sesuai ketentuan daerah, kedudukan dan kewenangan BUMDesa dalam pengelolaan listrik, serta mekanisme jasa angkut (dolak) yang sah dan berbasis kesepakatan pedagang. “Langkah ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan kepastian hukum, ketertiban administrasi, dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat kecil”, paparnya.

 

Dalam proses perjuangan ini, kehadiran Brigez dan Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi di Kantor Bupati merupakan langkah konstitusional dan demokratis dalam mengawal aspirasi pedagang. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pendampingan aktif serta dorongan untuk menggagas terbentuknya Himpunan Pedagang yang mandiri dan independen, agar para pedagang tidak lagi menjadi objek monopoli, tekanan, maupun intimidasi dari pihak manapun.

 

Sebagai bentuk konsistensi pengawalan atas komitmen yang telah disampaikan dalam dialog tersebut, BRIGEZ dan PEMUDA PANCASILA Kabupaten Bekasi menegaskan, bahwa perjuangan ini tidak berhenti pada forum audiensi. Apabila tidak terdapat kejelasan dan realisasi konkret atas hasil dialog, maka akan dilaksanakan aksi unjuk rasa secara terbuka dan konstitusional pada tanggal 4 Maret 2026. Pemberitahuan resmi atas rencana aksi tersebut telah dilayangkan kepada Polres Metro Bekasi pada tanggal 26 Februari 2026 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial yang sah dalam sistem demokrasi, bukan konfrontasi, melainkan peringatan tegas bahwa hak-hak pedagang tidak boleh diabaikan. Kepastian hukum, transparansi kebijakan, dan keberpihakan kepada rakyat kecil adalah tanggung jawab moral dan konstitusional yang harus diwujudkan secara nyata.
“Kami menegaskan, perjuangan ini dilakukan secara tertib, legal, dan konstitusional, namun dengan sikap yang tegas dan tidak kompromistis terhadap praktik yang merugikan pedagang. Aspirasi masyarakat tidak dapat dibungkam, dan komitmen yang telah disampaikan dalam forum resmi harus diwujudkan dalam kebijakan tertulis serta implementasi di lapangan”, ungkap Sekjen Brigez Marpaung.(*).
Pesan Sosialhttps://tabloidmantap.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-27-at-8.56.13-PM.jpeg

27 PPPK Baru Perkuat Layanan Pertanahan, Kepala Kantor Tekankan Integritas dan Dedikasi

0
TM  Lebak – Sebanyak 27 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru dimutasi resmi berkumpul di Kantor Pertanahan Kabupaten Lebak untuk menerima arahan serta penugasan di masing-masing unit kegiatan, Sabtu (28/02/2026).

Kehadiran para pegawai baru tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kinerja dan kualitas pelayanan di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Lebak.

Kepala Kantor, Akhda Jauhari, menyampaikan harapan agar seluruh rekan baru dapat menjalankan tugas dengan tulus hati, menjunjung tinggi integritas, serta memiliki dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

Menurutnya, semangat dan komitmen para PPPK sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan sektor pertanahan di Kabupaten Lebak, sekaligus meningkatkan pelayanan publik yang profesional dan akuntabel.

“Mari kita jadikan semangat baru ini sebagai dasar untuk memberikan kontribusi terbaik,” ujar Akhda Jauhari di hadapan para pegawai.

Dengan semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab, para PPPK diharapkan mampu segera beradaptasi di unit kerja masing-masing serta memberikan kinerja optimal demi terwujudnya pelayanan pertanahan yang semakin baik di Kabupaten Lebak. (Ben)

Pesan Sosialhttps://tabloidmantap.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-27-at-8.56.13-PM.jpeg

Polresta Cirebon Sita 65 Botol Miras Hasil Razia Pekat

0
P0lresta cirebon Saat razia Miras Jumat(27/2/2026) Diwilayah kabupaten cirebon.

 

TM,Kabupaten Cirebon– Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Jumat (27/2/2026). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 65 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 65 botol miras berbagai merk dan miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon.
“Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 65 botol miras pabrikan berbagai merk dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon.
Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas.
“Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” katanya.(Mahmud).
Pesan Sosialhttps://tabloidmantap.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-27-at-8.56.13-PM.jpeg

Bupati Pringsewu Hadiri Safari Ramadhan Dan Ngopi Serasi di Pekon Pujiharjo

0
Oplus_131072
TM Pringsewu, 27 Februari 2026 – Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas menghadiri kegiatan Safari Ramadhan dan Ngopi Serasi Kabupaten Pringsewu Tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Masjid At-Taqwa, Pekon Pujiharjo, Kecamatan Pagelaran, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, jajaran Forkopimda Kabupaten Pringsewu, Sekretaris Daerah, Ketua Pengadilan Agama, Ketua TP PKK dan Dharma Wanita, Kepala Kantor Kementerian Agama, anggota DPRD Dapil Pagelaran, para kepala perangkat daerah, camat, kepala pekon, tokoh agama, tokoh adat serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Pringsewu mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pringsewu. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan, kejujuran, keikhlasan serta kepedulian sosial.

“Ramadhan tahun ini merupakan Ramadhan kedua bagi kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan. Oleh karena itu kami mengharapkan dukungan, saran serta kritik yang membangun dari seluruh masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa kegiatan Ngopi Serasi yang telah memasuki edisi ke-17 menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah daerah. Hal tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Pringsewu yang “MAKMUR” yaitu Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga kerukunan antarumat beragama serta bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menangkal penyebaran hoaks yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadhan.

“Puasa bukan menjadi halangan untuk terus berkarya dan membangun daerah. Mari kita jaga kebersamaan, kepedulian dan kekeluargaan demi terwujudnya Pringsewu yang lebih maju dan sejahtera menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

Kegiatan Safari Ramadhan dan Ngopi Serasi ini diakhiri dengan doa bersama serta silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat Pekon Pujiharjo. (Diki)

Pesan Sosialhttps://tabloidmantap.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-27-at-8.56.13-PM.jpeg

PWI Kota Cirebon Gelar Aksi Sosial Bagikan Takjil Dan Buka PuasaBersama

0
Persatuan wartawan indonesia( PWI) KotaCirebon Saat bagikan takjil dan bukapuasa bersama Jumat(27/2/2026) Didepan kantor PWI kota Cirebon Perumnas Kota Ciebon.

 

TM,KotaCirebon​ – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cirebon menunjukkan kepeduliannya di bulan suci Ramadan dengan membagikan paket takjil dan menu berbuka puasa kepada warga serta pengguna jalan Jumat (27/02/2026). Aksi sosial ini dipusatkan tepat di depan Sekretariat Kantor PWI Kota Cirebon.
​Ketua PWI Kota Cirebon Moch.Alif Santosa.SH. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur dan upaya untuk mempererat tali silaturahmi antara insan pers dengan masyarakat.
​”Tahun 2026 ini kita bersyukur bisa kembali berbagi takjil di bulan Ramadan. Sasarannya adalah teman-teman ojek online, warga yang lalu lalang, hingga masyarakat umum yang melintas di depan kantor PWI,” ujarnya.
Selain itu usai membagikan takjil di lanjut buka bersama dengan para pengurus dan anggota
​Ada hal yang menarik dalam aksi berbagi kali ini. Seluruh paket yang dibagikan—terdiri dari 50 kg paket pangan dan 50 menu berbuka—merupakan hasil donasi mandiri para jurnalis yang tergabung dalam PWI Kota Cirebon.
​”Kegiatan ini murni dari teman-teman wartawan. Kita tidak melibatkan pihak eksternal karena semangatnya adalah murni ingin berbagi dari kantong sendiri,” tambah sang Ketua.
​Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Kota Cirebon, Hedy Herdyanto menjelaskan bahwa seluruh pengurus dan anggota turun langsung ke jalan untuk membagikan paket tersebut kepada abang becak, pemulung,3 hingga pengendara motor.
​”Alhamdulillah, sore ini rekan-rekan pengurus dan anggota kumpul semua. Apa yang kita berikan sore ini semoga menjadi ladang amal dan membawa keberkahan bagi keluarga besar PWI Kota Cirebon,” ungkap Hedy.
​Kegiatan ini ditutup dengan semangat kebersamaan yang tercermin dalam slogan yang diusung oleh para pengurus.(*).
Pesan Sosialhttps://tabloidmantap.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-27-at-8.56.13-PM.jpeg

Polresta Cirebon Amankan Pengedar Sabu Di Pangenan

0
Barang bukti Saat penangkapan pengedar Sabu Kamis(26/2/2026) Di Kecamatan pangenan kabupaten cirebon.

 

TM,Kabupaten Cirebon-Jajaran Polresta Cirebon mengamankan pengedar narkoba jenis sabu yang berinisial H (47). Pelaku diamankan di pinggir jalan tepatnya di dekat perlintasan rel kereta api yang berada di wilayah Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, pada Kamis (26/2/2026) kira-kira pukul 00.30 WIB.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, jajarannya turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tersangka yang tercatat sebagai warga Kabupaten Cirebon tersebut. Diantaranya 1 paket sabu yang total beratnya mencapai 5,25 gram, handphone, dan lainnya.
Menurutnya, petugas pun langsung mengamankan tersangka berikut seluruh barang bukti tersebut untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, tersangka juga masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Cirebon.
“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka R dijerat Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Jo Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang-Undang Ri No 35 Tentang Narkotika, Sebagaimana diubah dalam Undang-Undang RI No 01 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana,” ujarnya.
Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya termasuk OKT di wilayah Kabupaten Cirebon.
“Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan narkoba melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon,” katanya. (Mahmud).
Pesan Sosialhttps://tabloidmantap.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-27-at-8.56.13-PM.jpeg

Sosialisasi SE Sekjen ATR/BPN No. 1/2026 untuk Dukung Peningkatan Kualitas Data Pertanahan

0
TM  Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyelesaian Hambatan Layanan Pengukuran dan Pemetaan melalui Berita Acara Bidang Terdampak. SE Tersebut diharapkan bisa menjadi landasan peningkatan kualitas data pertanahan, yang juga akan mendukung percepatan alih media Sertipikat Elektronik.

“Harapan kita juga ke depan sertipikasi tanah elektronik bisa lebih baik lagi, lebih optimal lagi sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” terang Sekjen ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan saat membuka kegiatan Pusdatin Menyapa dengan tema Sosialisasi Update Aplikasi Terkait SE Sekjen ATR/BPN Nomor 1/2026 pada Selasa (24/02/2026) secara daring.

Kepada peserta yang berasal dari Bidang Survei dan Pemetaan di Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan seluruh Indonesia, Sekjen ATR/BPN juga menegaskan, dalam peningkatan kualitas data pertanahan, perlu dilakukan prosedur yang benar dan langkah-langkah mitigasi risiko atas tindakan yang dilakukan. Dalam imbauannya, ia membahas salah satunya adalah perlu ada tujuan dan keputusan yang jelas jika dilakukan perubahan informasi atas bidang tanah.

“Sertipikat tanah ini di mata hukum adalah produk tata usaha negara yang kuat, memindahkan posisi secara digital tanpa tujuan dan prosedur yang benar dianggap sebagai maladministrasi. Perlu menentukan tujuan perubahan bidang tanah, apakah untuk peningkatan kualitas, penanganan masalah, tumpang tindih, tunggakan dan sebagainya,” terang Sekjen ATR/BPN.

Terkait dengan peningkatan kualitas data pertanahan, Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Dirjen SPPR), Virgo Eresta Jaya, mengimbau jajaran di Bidang Survei dan Pemetaan agar memastikan proses pengukuran berjalan sistematis. Pengukuran yang ada tak lagi sebatas pengukuran yang bersifat _single parcel_ (satu persil), namun juga mengukur bidang tanah di sekitarnya.

“Sehingga jika kita mengukur satu bidang, kita juga menata bidang yang lain, ini kemudian kita sebut dengan bidang tanah terdampak,” terang Dirjen SPPR.

Virgo Eresta Jaya mengatakan, hal ini merupakan upaya bersama dalam memperbaiki data yang ada dengan cara lebih profesional. Ia juga menekankan kepada para peserta terkait standar ketetapan persil atau bidang tanah jika dikatakan valid, harus dengan aspek yang terukur.

“Sekarang definisi tentang persil valid atas bidang tanah yang Saudara ukur, Saudara olah, Saudara lakukan _block adjustment_, Saudara petakan itu memiliki akurasi. Jadi Pusdatin sudah menyiapkan terkait ini, bahwa di setiap bidang tanah sudah ada isiannya untuk akurasinya,” ujar Virgo Eresta Jaya.

Dalam kegiatan ini, turut hadir sebagai narasumber, Kepala Pusdatin, I Ketut Gede Ary Sucaya. Ia menjelaskan hal teknis pascaimplementasi SE Sekjen Kementerian ATR/BPN Nomor 1/2026, seperti penyelenggaraan sistem dan transaksi elektronik, peningkatan kualitas data bidang tanah, proses pemetaan yang dibolehkan pasca SE 1/2026, serta mitigasi potensi risiko. (AR/RT)

#Editor: Bn

Pesan Sosialhttps://tabloidmantap.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-27-at-8.56.13-PM.jpeg

You cannot copy content of this page