Lokasi didugatempat perdagangan obat keras daftarG Senin(7/9/2026)Di Dekat SMANI Kersana Kabupaten Brebes.
TM,Kabupaten Brebes– Dugaan peredaran obat keras daftar G kembali menjadi sorotan. Kali ini, aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran obat keras tersebut disebut terjadi di sekitar Jalan Raya Ciledug–Ketanggungan, Desa Cigedog, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, tepatnya di lingkungan yang berada di samping SMAN 1 Kersana.Senin (7/9/2026).
Keberadaan lokasi yang berdekatan dengan lingkungan sekolah menimbulkan kekhawatiran. Pasalnya, jika dugaan tersebut benar, peredaran obat keras tanpa izin di kawasan tersebut berpotensi menyasar masyarakat, termasuk kalangan pelajar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas di lokasi tersebut diduga telah menjadi perhatian warga sekitar. Namun, dugaan tersebut tentu perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan penindakan oleh aparat penegak hukum (APH) sesuai ketentuan yang berlaku.
Pertanyaannya, sampai sejauh mana pengawasan APH terhadap dugaan aktivitas tersebut?
Kawasan sekitar sekolah semestinya mendapatkan perhatian lebih, terutama dari potensi peredaran obat-obatan yang dapat membahayakan generasi muda.
Masyarakat berharap aparat terkait tidak menunggu keresahan semakin meluas. Jika memang terdapat indikasi kuat pelanggaran hukum, diharapkan dilakukan penyelidikan, pemeriksaan lokasi, serta tindakan tegas apabila ditemukan bukti yang cukup.
Di sisi lain, pihak berwenang juga diharapkan memberikan klarifikasi terkait dugaan tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Hingga berita ini disusun, dugaan peredaran obat keras daftar G tersebut masih memerlukan pembuktian dan konfirmasi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait.
Obat keras daftar G diwilayah kami sudah sangat meresahkan sehingga kami minta APH segera bertindak sebelum kami yang akan menutup secara paksa karena sudah sangat meresahkan warga. “Ujarnya.
Seorang warga disekitar lokasi yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan”keberadaan penjual obat keras diwilayah kami sudah sangat meresahkan. APH segera menindak, kalau tidak maka kami yang akan menutup paksa “Pungkasnya.
Team