Bupati Imron ditemani Wakil Bupati Haji Agus Kurniawzn Budiman Saat usai Melantik 16 PejabatTinggi PratamaSelasa(15/07/2025) Di Pendopo Bupati Cirebon.
TM,Cirebon-PemkabCirebon kembali melakukan langkah strategis melalui rotasi dan mutasi pejabat struktural dalam rangka penyegaran organisasi dan percepatan kinerja pelayanan publik. Sebanyak 16 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Cirebon, H. Imron, M.Ag di Pendopo Bupati CirebonSelasa(15/07/2025)diJalan RA Kartini.
Prosesi pelantikan ini diawali dengan pembacaan Keputusan Bupati Cirebon Nomor 800.1.3.3/Kep.433/BKPSDM/2025 oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon. Setelah itu, satu per satu nama pejabat yang mengalami rotasi dibacakan lengkap dengan jabatan barunya.
Dalam sambutannya, Bupati Cirebon H. Imron menyampaikan bahwa rotasi dan mutasi ini merupakan bagian dari sistem tata kelola pemerintahan yang sehat dan dinamis. Ia menekankan bahwa perubahan struktur ini bukan sekadar rutinitas atau formalitas birokrasi, melainkan bagian dari upaya serius untuk mewujudkan reformasi birokrasi yang lebih efektif dan profesional.
“Rotasi jabatan adalah bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penyesuaian terhadap arah kebijakan daerah. Pejabat yang dipercaya hari ini adalah mereka yang dianggap memiliki integritas, kapabilitas, dan loyalitas tinggi terhadap pelayanan publik,” ujar Bupati.
Imron juga menyampaikan bahwa jabatan yang diemban adalah amanah, bukan hadiah politik atau kedekatan pribadi. Para pejabat yang baru dilantik diminta untuk segera bekerja secara cepat dan tepat dalam menjawab berbagai tantangan serta tuntutan masyarakat.
“Jabatan adalah amanah, bukan privilege. Di luar sana, masyarakat menanti bukti nyata dari kerja kita, bukan sekadar janji. Jangan hanya duduk di kursi empuk, tapi hadirkan solusi dan gebrakan,” tegasnya.
Salah satu yang menjadi sorotan dalam pelantikan ini adalah Yan Ediyana, yang kini dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) menggantikan posisi sebelumnya sebagai Inspektur Kabupaten Cirebon. Penunjukan ini menjadi sinyal kuat bahwa Bupati menginginkan sosok yang tegas, bersih, dan memiliki rekam jejak pengawasan internal yang kuat untuk memimpin birokrasi Cirebon ke arah yang lebih transparan dan akuntabel.