TM,Cirebon– Pelatihan tersebut diikuti kurang lebih 40 Orang Peserta, Rabu(4/05/2925) DiAula Graha Bahari Dinas Ketahanan PanganPertanian dan Perikanan Kota Cirebon.
Parapeserta terlihat antusias mendengarkan pemaparan dari pemateriWikramaseorangPraktisi Rumah potong hewan(RPH).
Menurut WikramaAdaTigaAspek dalampenanganan hewan qurban yaituharus bebas lapar dan Haus.
Aspek Kesejahteraan Hewan,bagaiaimana kita harusmemperlakukan dengan baik hewan qurban tersebut,
hewan qurban harusdiperhatikanhak-haknya hewanqurban dipuasakancukup makannya Sajatetapi untuk minumnya tetap diberikankepada hewan,qurban Wikrama. qurbanharus hewan qurban juga harus bebas dari tidaknyamananselama proses transportasi,proses penurunan hewan qurban dan jugasampai proses ke tempatpenampungan penyembelihan hewan qurban harus senyaman mungkinfasilitasnya,harus bebas dari rasa sakitdan juga selainituhindari rasa stresspadahewanqurbanberikanlah rasa nyaman pada hewan qurban, kalau sudah direbahkan maka harus cepat proses penyembelihannya pemutusan tiga salurannya jangan di lama- lamakan, dilakukanlahsecepat mungkinjangan sampai melakukan penyiksaan pada hewan qurbankitajuga tidak boleh menambah rasa sakit akibat penyayatan,harus bisa meminimalkan rasa sakityangditerima oleh hewan qurban.
Lebih lanjutWikramamengatakan
Untuk Panitia Hewan qurban harus bersih dan sehat baju danperalatan juga harus bersihseteril dantempat kotordengan tempat bersihtempatnya harus terpisah antara tempat yang kotor dan tempat bersih harus terpisah jangan pakai cara bolak balik tetapipakai cara yang searah. panitiaharusditempatnya masing- masing panitiajuga harus sering cuci tangan denganantiseptik,peralatan juga harus berbeda- beda, pisahkan tempat kotor dengan tempat yang bersih sehingga bebas dari kuman,peralatan juga harus sering dicuci dengan sabun antiseptik dan prosesnya. Jangan lebih dari 4 Jamsebelum 4jam harus sudah distribusikan kepada masyarakat.wirakama menambahkan untuk tempat Penyembelihan hewan korban tidak harus wajib ditempat Rumah Potong Hewan tetapi bisa dilakukan ditempat mana saja yang penting harus dipisah- pisahkan antara tempat yang kotor dengan tempatyang bersih. Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Panganpertanian dan Perikanan Kota Cirebon,Hj Elmi MasrurohSP.,MSI. Melalui Ketua Tim Peternakan,Dinas Ketahananpangandan perikananKota Cirebon,Kukuh Gunatama mengatakan,
Acara ini bekerjasama dengan Dewanmasjid indonesia(DMI)yang ada di setiap Kelurahan untuk meminta perwakilannyamengikuti pelatihan ini, Kitajugamenyarankan agar kegiatan penyembelihan hewan qurban sebaiknya di Rumahpotonghewan(RPH) agar bisa terjamin kesehatannya.Ucap Kukuh.
Harapanyadalam Acara ini para peserta bisamemahami syarat-syarat dalam penanganan hewan qurbansesuai dengan ilmu yang diberikan oleh pemateri. Ungkapnya.( Mahmud).