Banjar – Desa Mekarharja Kecamatan Purwaharja Kota Banjar kembali memperoleh berita baik mendapat tambahan alokasi kinerja dana desa (AKDD) di tahun 2025.
Alokasi Kinerja Dana Desa (AKDD) merupakan salah satu komponen Alokasi Dana Desa (DD) yang diberikan kepada desa. AKDD diberikan untuk meningkatkan perekonomian desa dan mengatasi kesenjangan pembangunan antar-desa.
Desa yang dapat menerima Alokasi Kinerja Dana Desa (AKDD) jika memenuhi kriteria dan dinilai memiliki kinerja yang baik. AKDD diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada desa atas kinerja yang telah dicapai.
Kriteria utama yang perlu dipenuhi desa untuk mendapatkan AKDD, di antaranya:
Melaksanakan Bantuan Langsung Tunai (BLT), Desa Berstatus Berkembang, Maju, atau Mandiri, bukan penerima Alokasi Afirmasi (AA)
Selain itu, desa yang memiliki prestasi dalam tata kelola pemerintahan, transparansi penggunaan anggaran, dan pembangunan juga berpeluang mendapatkan AKDD.
Seperti halnya, Desa Mekarharja Kecamatan Purwaharja Kota Banjar yang mendapat tambahan alokasi kinerja Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat di tahun anggaran 2025 ini.
Dari 16 desa yang ada di Kota Banjar, hanya 3 desa yang mendapat tambahan alokasi kinerja DD, sebesar Rp. 258.510.000. Salah satunya Desa Mekarharja.
Kepala Desa Mekarharja, Drs. H. Saepuloh melalui Sekretaris Desa Mekarharja, Eka Kustiamah., S.K.M. menjelaskan bahwa tambahan alokasi ini merupakan apresiasi pemerintah pusat atas keberhasilan desanya mengelola program pembangunan dengan baik.
“Tidak hanya itu, tetapi juga atas capaian yang sudah diraih dalam memajukan masyarakat kami disini,” jelas Eka. Jum’at, (24/01/2025)
Dia bersyukur pemerintah pusat melalui DPMD kota Banjar telah mempercayakan Desa Mekarharja menjadi salah satu desa penerima alokasi tambahan dana desa di tahun 2025.
“Dana ini pastinya kami akan manfaatkan sebaik mungkin untuk program pembangunan berkelanjutan di desa, yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tandasnya.
Diharapkannya, dengan adanya tambahan alokasi ini pemerintah desa dapat termotivasi dalam menjalankan roda pemerintahannya sehingga berbagai program pembangunan yang sudah berjalan akan semakin optimal.
“Terutama untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” pungkasnya.(April)

