Monday, March 4, 2024
spot_img
HomeDaerahKasatpol PP Garut Gercep Sikapi Anggotanya yang Terlanjur Viral Lewat Unggahan Video

Kasatpol PP Garut Gercep Sikapi Anggotanya yang Terlanjur Viral Lewat Unggahan Video

TM Garut – Maraknya beredar unggahan video yang memperlihatkan kumpulan anggota berseragam dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) secara blak-blakan mendukung Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024 menuai sorotan.
Dalam narasinya disampaikan bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin muda pada masa depan. Sebelum menyampaikan hal itu, juru bicara dalam video itu menyebut bahwa mereka berasal dari Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Garut.
Bismiilahiirahmanirrahim, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami dari Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Garut menyatakan Indonesia membutuhkan pemimpin muda di masa depan. Mas Gibran Rakabuming Raka, terima kasih.” bunyi pernyataan Anggota Satpol PP Garut yang dari informasi didapat bellum berstatus ASN meski dalam video mengenakan pakaian dan atribut.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kasatpol PP Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, segera mengambil tindakan dengan memanggil para anggotanya yang terlibat dalam pembuatan video tersebut.
“Dalam hal ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Ketika saya pertama kali melihat video tersebut, saya merasa emosi dan marah,” ungkap Usep Basuki Eko, (Selasa 2/01/2024).
Eko menegaskan bahwa pelaku dalam video tersebut bukanlah pegawai ASN, melainkan seorang Honorer. Ia merupakan bagian dari regu pleton yang bertugas dalam penanganan keamanan di wilayah perkotaan, Satu pleton ini dibagi tiga tugas diantaranya ada di wilayah pengkolan, alun alun dan mobail patroli.
“Anggota yang terlibat dalam video viral ini merupakan bagian dari regu yang berjaga di pengkolan. Karena itu, kejadian ini tidak diketahui oleh regu lainnya,” jelas Eko.
“Perlu diingat, video ini tidak mencerminkan seluruh Satpol PP Garut, melainkan hanya melibatkan satu oknum dari regu di pleton tersebut,” tandasnya.
Eko juga menjelaskan bahwa dalam video itu disebutkan Forum Komunikasi Pembantu Satpol PP Nusantara, namun sebenarnya tidak ada hubungannya dengan satuan tersebut.
“Itu adalah inisiatif pribadi dari pelaku untuk eksistensinya sendiri. Anggota lain yang terlibat ikut secara spontan karena ajakan senior mereka,” tegas Eko.
Dilansir dari berbagai pemberitaan di media mainstream, Bawaslu Garut tengah menindaklanjuti adanya video tersebut. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut telah menerima informasi terkait video sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang memberikan dukungan kepada salah satu calon wakil presiden (cawapres), yaitu Gibran Rakabuming Raka. (RDI)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here