Lapas Kelas IIB Pati Panen Lele Sebanyak 200 Kg. (19/7/2024)
TMPati – Sebanyak 200 kg hasil budidaya ikan lele di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati kembali panen, Kamis, (18/07).
Warga binaan di Lapas Pati tidak hanya menghabiskan masa pidananya dengan hukuman penjara semata. Waktu mereka diisi dengan berbagai macam kegiatan positif, yang diterapkan sebagai bentuk pembinaan bagi warga binaan yang tengah dimasyarakatkan.
Salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang di terapkan di Lapas Kelas IIB Pati adalah budidaya ikan lele. Budidaya pembesaran ikan lele ini merupakan bagian dari program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang telah dilaksanakan sejak bulan Juli 2021, harapannya Warga Binaan yang mengikuti program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) dapat memperoleh bekal sehingga dapat hidup mandiri setelah bebas nanti.
Pada kesempatan panen kali ini, Iswanto selaku Kasubsi Giatja mengungkapkan bahwa panen kali ini hanya awal dari jumlah budidaya lele di Lapas Pati.
“Alhamdulillah sebanyak 200 kilogram ikan lele, telah kita panen. Masih banyak kolam yang kebetulan baru kita sortir, kemungkinan dalam waktu dekat kita akan panen lagi,” ungkapnya.
Selain itu Iswanto melalui humas menyampaikan bahwa panen budidaya ikan lele merupakan salah satu keberhasilan dari proses pembinaan yang ada di Lapas Pati.
“Para warga binaan mendapatkan pembinaan keterampilan dan pengetahuan mengenai manajemen usaha peternakan lele. Kemudian hasilnya, panen ikan lele yang dilakukan menunjukkan keberhasilan program pembinaan kemandirian tersebut,” imbuh Iswanto.
Pembinaan kemandirian untuk WBP yang ada di Lapas Kelas IIB Pati selain pembesaran ikan lele, juga ada produksi paving blok, produksi roti, pembuatan bakso, dan akan terus berinovasi untuk memberikan pembinaan-pembinaan lain yang berdampak positif.