TM Palembang– Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik, Kebijakan dan Pembangunan Strategis Habibie Learning Center (PUSKAPKEPS HLC), Dosen Pascasarjana MAP Universitas Sjakhyakirti Palembang. Dr. Derriansya Putra Jaya.,M.Si., Selasa 13/08/2024.
Dalam suatu pesta Demokrasi khususnya kontestasi Politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), masyarakat harus mengenal dan mengetahui secara detail mengenai sosok calon kepala Daerah yang akan mereka pilih. Partai Politik harus melakukan penguatan seleksi dan pemberiaan rekomendasi bagi calon Kepala Daerah. Penguatan tersebut terdiri dari beberapa parameter seperti etika, pendidikan, pengalaman, keahliaan, pendekatan (Lobby) ke dalam dan Luar Negeri, kompetensi, integritas, komunikasi langsung ke masyarakat dan lain-lain.
Hal tersebut merupakan proses yang sangat membantu calon kepala daerah nantinya dalam menjalankan dan merealisaaikan visi misi dan program yang dijual dan ditawarkan kepada Masyarakat. Sosok calon kepala daerah tersebut harus mempunyai strategi yang tepat dan jitu dalam menyelesaikan dan menuntaskan masalah serta memberikan innovasi terbaru. Misal Pilkada Kota Palembang banyak permasalahan terkait dengan penanganan masalah kemacetan, masalah banjir, masalah penataan kota (Rumah Susun) dan lain-lain serta innovasi dan terobosan baru dalam pembangunan Palembang misal pembangunan kawasan wisata baru, pembangunan mall restaurant di tepi sungai musi atau mungkin memperbanyak event internasional dan nasional yang dapat menarik para investor ke kota Palembang.