TMKab Bogor Tabloid – Mantap – ramainnya soal dugaan jual beli ijazah, pemilik yayasan PKBM HIDAYATURAHMAN toha’ dan orang tua murid inisial K sudah saling memaafkan dan ini murni hanya kesalahpaham saja.
toha selaku pemilik yayasan HIDAYATURAHMAN, yang berlokasi di desa bojong nangka, kecamatan gunung putri, kabupaten bogor, jawa barat, membenarkan tentang adanya kekeliruan dalam memberikan ijazah kepada siswa didik PKBM HIDAYATURAHMAN, namun itu semua hanyalah kesalah pahaman bukan disengaja, sehingga atas kesalahan tersebut menjadi suatu dugaan adanya praktik jual beli ijazah yang mengarah ke yayasan PKBM namun faktanya itu hanyalah kekeliruan dan tidak benar adanya. Minggu 9 November 2025.
“saya selaku pemilik yayasan PKBM HIDAYATURAHMAN, membenarkan bahwasanya saya telah keliru dalam memberikan ijazah kepada murid yang salah, bukan salah dalam arti menjual ijazah namun salah dalam memberikan ijazah tersebut bukan ke pemiliknya, atau murid yang sah yang sesuai dengan data ijazah tersebut, sehingga dengan adanya kejadian tersebut munculah dugaan-dugaan liar yang menyudutkan saya, namun ijazah itu asli dan saya tidak pernah melakukan praktik jual beli ijazah atau membuatnya, tanpa anak didik tersebut mengikuti pendidikan terlebih dahulu yang sesuai dengan prosedur. “tutur toha selaku pemilik PKBM HIDAYATURAHMAN.
Selain itu orang tua wali murid inisial K’ juga membenarkan atas perkataanya terhadap awak media yang belum diketahui kebenarannya yang mana K’ menduga bahwa adanya praktik jual beli ijazah di dalam PKBM tersebut tanpa ada bukti dan data yang valid iya memang saya ngasih uang roko sebagai tanda terimakasih tapi ijazah anak saya salah nik dan tidak sesuai dengan nik KTP anak saya, sehingga ijazah tersebut saya kembalikan dulu dan akan di berikan lagi ke saya selaku orang tua murid,” Ungkapny
“Ini hanya kesalahpahaman saja antara saya denga pemilik PKBM HIDAYATURAHMAN saya selaku orang tua murid sudah sepakat berdamai secara kekeluargaan dan sudah saling memaafkan dengan pemilik PKBM HIDAYATURAHMAN (Toha), dan semua ini saya ambil hikmahnya, dan memang betul anak saya murni murid PKBM HIDAYATURAHMAN,” ujar K selaku orang tua murid.
kini pemilik yayasan PKBM HIDAYATURAHMAN toha’ ataupun orang tua wali murid inisial K’ telah berdamai dan tidak akan saling menuntut atau melaporkan atas terjadinya kekeliruan tersebut, karena itu murni kesalah fahaman bukan kesalahan yang disengaja.
dengan diterbitkannya berita tersebut maka jaleas dugaan yang dilakukan oleh yayasan PKBM HIDAYATURAHMAN baru-baru ini tidak benar adanya,.(Yudi guntara)