TMKab Bogor – Adanya karangan bunga berisi ucapan ‘Turut Prihatin Atas Menjadi Korban Pemerasan KPK Gadungan’ yang dipampang di depan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor menjadi perbincangan hangat dikalangan insan media.
“Jelas kami ingin mengetahui maksud dan tujuan dari adanya karangan bunga yang mengatasnamakan dari POKJA WARTAWAN DISDIK. Karena sepengetahuan saya pun (yang cukup lama biasa stay disana, Disdik) Pokja Wartawan Disdik itu Siapa-siapa isinya saya pun baru dengar,” ungkap Agung, salah satu wartawan senior penggagas/pendiri terbentuknya Pokja Wartawan Kabupaten Bogor (Tahun 2000), saat diskusi dengan rekan-rekan media di salah satu basecamp sekitaran Tegar Beriman, Jumat (26/7/24).
Guna dapat mengetahui maksud, tujuan, hingga pengirim karangan bunga yang terpampang di Dinas yang sedang diranda persoalan oleh Pegawai Gadungan KPK tersebut, Agung coba mengkonfirmasi Humas Disdik Kabupaten Bogor.
“Iya saya sudah konfirmasi ke Humas, disampaikan melalui pesan WhatsApp pribadinya bahwasanya dia (salah satu Kabid Disdik) mengatakan prihal karangan bunga diketahui dari kiriman wa group. Dia pun menyatakan tidak mengetahui pengirim (Pokja Wartawan Disdik itu siapa dan yang mana) dan maksud dari karangan bunga itu,” ucap dia yang juga pernah Sekertaris Pokja Kabupaten Bogor dua periode itu.
Karangan bunga yang diketahui dipasang didepan halaman Disdik Kabupaten Bogor sekira Pukul 14.00 Wib (informasi dari salah satu wartawan yang melihat) mendadak menjadi misteri untuk bisa diketahui sosok pengirim dan maksud tujuannya menggunakan nama Pokja Wartawan Disdik.
“Iya pastinya kita kan hanya ingin tau aja sejak kapan adanya Pokja Wartawan Disdik Kabupaten Bogor itu. Karena sekali lagi, saya merasa baru dengar Pokja itu, dan juga mau tau itu mewakili keseluruhan yang dimaksud Pokja itu, atau hanya sekedar mengadopsi nama (kumpulan),” tukas dia.
Sebagai informasi, salah satu pejabat di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor diinformasikan jadi korban pemerasan oleh Pegawai Gadungan KPK pada Kamis (25/7/24). Dari informasi yang dihimpun, pegawai gadungan KPK yang diketahui berinisial YS itu berhasil menguras uang hingga 300Juta dari salah pejabat Disdik Kabupaten Bogor, yang berhasil diamankan oleh petugas KPK yang lakukan OTT (operasi tangkap tangan) di Restauran Mang Kabayan, Cibinong, Kabupaten Bogor. (RDI)