Friday, July 19, 2024
spot_img
HomeOlahragaDramatis dan Menegangkan.. Mental Baja Timnas Garuda Muda Mampu Singkirkan Korsel Diperempat...

Dramatis dan Menegangkan.. Mental Baja Timnas Garuda Muda Mampu Singkirkan Korsel Diperempat Final Piala Asia U-23

TM Bogor – Pertandingan perempat final Piala Asia U-23 antara Korea Selatan melawan Timnas Indonesia menyuguhkan pertandingan dramatis. Skor akhir 2-2 sepanjang 90 menit pertandingan ditambah 2 kali 15 menit perpanjangan waktu tertahan hingga wasit Shaun Evans asal Australia meniupkan pluit akhir, hingga adu pinalti pun jadi penentu pemenang duel panas tersebut.
Dengan mental baja yang dimiliki para punggawa Garuda muda, Rizky Ridho dkk berhasil menuntaskan adu pinalti dengan kemenangan (10-11) untuk Timnas Indonesia U-23. Pertandingan yang dilangsungkan di Abdullah bin Khalifa Stadium itu menjadi saksi berlangsungnya duel panas dengan kejadian-kejadian menegangkan dalam 90 menit pertandingan, hingga penentuan hasil pertandingan melalui drama adu pinalti.
Berdasarkan hasil pantauan pertandingan yang disiarkan melalui televisi swasta (Jumat/26/4/24) Pukul 00.30 Wib, Garuda U-23 berhasil meladeni pertandingan sengit dengan para punggawa Korsel. Dua gol perdana yang dilesakkan dari penyerang Garuda Muda, Rafael Struick pada menit ke-15′ dan 45+4′, menunjukkan betapa garangnya mental para pemain asuhan Shin Tae Yong dalam meladeni permainan agresif Korsel.
Kegigihan dan mental yang baik juga diperlihatkan oleh para pemain asuhan dari Coach Hwang Sun Hong. Dimana walau sempat tertinggal hingga menit ke-80, dan hanya menyisakan 10 orang pemain, usai Yong Jun harus diganjar kartu merah setelah tertangkap kamera VAR menackel secara keras dan berbahaya bek bernomor punggung 10 Indonesia, yaitu Justin Hubner pada menit ke-67 babak kedua pertandingan, justeru mampu menyamakan kedudukan 2-2 setelah aksi individu melalui proses serangan balik penyerang korsel tidak mampu dibendung.
Panasnya duel tidak hanya terjadi didalam lapangan, offocial dan pelatih pun tidak luput dari teguran wasit yang memimpin jalannya pertandingan. Dimana tercatat, official dari timnas (Yun Jae Hoon/Pelatih kiper) serta Head Coach Hwang Sun-hong, dari Korsel pun harus diberi kartu merah prihal menghadirkan protes yang cukup keras diakhir penghujung pertandingan.
Drama paling menegangkan terjadi saat proses adu pinalti dimulai. Dimana kelima penendang awal Korsel mampu berhasil menjalankan tugasnya, dan justeru Justin Hubner sebagai penendang kelima (akhir) Indonesia harus ditepis tendangannya oleh kiper Korsel Baek Jom Bun yang sontak disambut gemuruh para pemain, official, hingga para supporter.
Tapi, kembali, Wasit VAR merekam adanya pelanggaran yang dilakukan oleh kiper Korsel yang diketahui bergerak lebih awal maju dari garis gawang saat mematahkan eksekusi pemain bernomor punggung 10 Indonesia, Justin Hubner. Dari hasil rekaman VAR itu, wasit pun memutuskan untuk meminta eksekusi ulang, dan dalam tendangan yang kedua Justin mampu menceploskan gol dan menyamakan kedudukan sementara (5-5).
Garuda muda sebetulnya memiliki peluang untuk menyudahi pertandingan. Ditepisnya penendang ke-6 Korsel oleh Ernando Ari, membuka peluang Timnas menyudahinya pertandingan. Namun, sayang seribu sayang, penendang ke-6 timnas, Arkhan Fikri harus juga gagal membobol gawang Korsel karena tendangannya harus membentur tiang gawang.
Tendangan pun hingga harus diteruskan oleh kedua kiper sebagai penendang, dan keduanya pun mampu menjalankan tugas nya sebagai penendang dengan baik. Prihal hasil pertandingan tetap sama hingga penendang akhir (kiper), tendangan kembali dilakukan oleh pemain yang awal telah menendang.
Dan, tepat pada penendang ke-11 (akhir), melalui ketenangannya, Ernando Ari mampu menepis tendangan pemain Korsel. Kali ini, kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh jatah penendang ke-11 timnas Garuda muda, yaitu Pratama Arahan, yang skaligus memastikan membawa timnas Garuda muda U-23 berhasil melaju ke babak semifinal, dan berpeluang lebar bisa ikut dalam gelaran Olimpiade Paris 2024. (RDI)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here