Foto/gambar : animasi tikus berdasi yang suka korupsi
T M Lampung Barat –erhendusnya dugaan korupsi Dana Desa (DD) Rowo Rejo Kecamatan Suoh tahun 2023 lalu, dengan cara mark up hingga timpang overlap anggaran belanja. Sabtu 16/11/2024.
Diduga adanya upaya menyuburkan diri yang dilakukan Peratin (Kepala Desa) tersebut. Pasca keterangan Bendahara Pekon (Desa) yang dipandang ganjil saat memberikan keterangan.
Dari penjelasan Ansori Bendahara Pekon Rowo Rejo yang ditemui. Kamis 14/11. Dia menuturkan jika pemberdayaan masyarakat pada tahun 2023 lalu, kita alokasi untuk pembelian bibit padi, ikan dan sayuran.
Terkait anggaran ketahanan pangan, dimasukkan ke jalan usaha tani dan pembersihan badan jalan, tambahnya.
Masih kata Ansori, untuk anggaran ketahanan pangan pada tahun 2023 itu, sudah ada plotnya masing-masing.
Dari 100 persen pagu anggaran, untuk ketahanan pangan 20 persen. BLT (bantuan langsung tunai) DD sebentar 25 persen.
Untuk fisik 225 juta sekian di bagi jalan rabat beton terus pembukaan badan jalan.Kalau anggaran keadaan mendesak itu untuk BLT. HH. sebanyak tiga kali atau setiap termin pencarian.
Infrastruktur, seperti rabat beton. Kami pihak pekon hanya mengalokasikan setiap tahun satu titik saja. Seperti halnya pada tahun 2023 lalu, pembuatan jalan rabat beton sepanjang 800 meter. Bebernya.
Mengenai lampu jalan itu, pada tahun 2023 lalu, kami membeli 26 tiang. Dengan harga satu unitnya Rp 7.500.000 per unit. Kata Ansori.
Ketika ditanya jika dirinya sebagai masyarakat, apakah masuk akal tidak jika harga lampu jalan itu seharga Rp 7.500.000 perunitnya?
Ya disetujui jika harga segitu, diperkirakan harga lampu jalan itu berkisar Rp 3.000.000. ucap Ansori.
Sementara melalui pesan WhatsApp nya pada awak media, Jum’at 15/11. Anton Cahyadi Peratin Rowo Rejo menuliskan “Kan masih di duga, biarkan nanti Inspektorat yang mengaudit.”
Bila dihitung secara rinci total pagu anggaran untuk pembelian lampu jalan 26 unit dengan harga Rp 7. 500. 000 perunitnya menghabiskan dana sebesar Rp 195. 000. 000.
Sementara dari laporan penggunaan DD tahun 2023 lalu yang dilangsir salah satu situs dijelaskan belanja sarana dan prasarana energi alternatif tingkat desa sebesar Rp 197.940.000
Andai saja Peratin Rowo Rejo dapat membelanjakan dengan baiik DD untuk
lampu jalan 26 unit itu secara langsung dengan harga Rp 3.000.000. maka pengeluarannya belanja lampu jalan tersebut Rp 78.000.000 saja dan Pekon dapat menghemat anggaran belanja DD yang tersisa sebesar Rp 119.940.000.
Maka dana tersebut, dapat digunakan untuk kebutuhan lain bagi masyarakat setempat.
Berkaitan dengan penjelasan Ansori Bendahara Pekon Rowo Rejo tentang anggaran ketahanan pangan yang diketahui sebesar Rp 74.835.000. dipilih untuk jalan usaha tani dan pembersihan badan jalan.
Lalu dikemanakan dana pembangunan, rehabilitasi, peningkatan, pengerasan jalan usaha tani yang total sebesar Rp 380. 493.000 sebagaimana dalam laporan.
Begitu juga untuk anggaran keadaan darurat sebesar Rp 115.800.000 yang dalam laporan alokasinya sebanyak empat kali.
Seperti diberitakan sebelumnya, telah dijabarkan detail pagu anggaran DD tahun 2023 lalu sebesar Rp 1.074.075.000, masing-masing alokasi dana desa.
Diduga dana itu digunakan Peratin Rowo Rejo untuk kebutuhan mewahnya atau dipakai untuk berpoya – poya?
(Yono/tim)